Daily Activity Card Technique (DACT) untuk Meningkatkan Komunikasi Sosial Anak dengan Spectrum Autisme

Authors

  • Eka Wati Putri Lestari Eka Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Defi Astriani Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Zainal Rosyadi Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Alaiya Choiril Mufidah Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

DOI:

https://doi.org/10.33367/jtpigc.v1i2.5743

Keywords:

Komunikasi Sosial, Anak, Autisme

Abstract

Anak dengan gangguan spectrum autisme kerap kali mengalami gangguan perkembangan salah satunya kesulitan dalam berkomunikasi seperti kesulitan menyampaikan, menerima, dan memahami komunikasi secara verbal ataupun non-verbal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kefektivitasan  daily activity card technique (DACT) dalam meningkatkan komunikasi sosial anak dengan gangguan spectrum autisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Teknik intervensi yang digunakan adalah Daily Activity Card Technique (DACT) meningkatkan komunikasi sosial untuk anak dengan spectrum autisme yaitu Daily Activity Card Technique (DACT). Teknik sampling yang mengunakan purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 5 anak dengan spectrum autisme yang ada di Kota Blitar. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perubahan namun tidak signifikan setelah pemberian metode Daily Activity Card Technique (DACT) ( Z = -1761 dan p = 0,78 (p > 0,05)). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Daily Activity Card Technique (DACT) dapat meningkatkan komunikasi sosial pada anak spectrum auisme.

References

Al-Mujib, I.H. (2020). Perspektif Islam dalam Komunikasi Politik Kyai (Studi Etnografi Pengasuh Pondok Pesantren Annuriyyah Jember Jawa Timur. Jurnal Nomosleca.

Astriani, D., Mufidah, A. C., Farantika, D. (2021). Deteksi Dini Masalah Psikologis Dan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara, Vol 3 No 1.

Bondy, A., Frost, L.(2002).PECS and Other Visual Communication Strategy in Autism. First Edition. Woodbine House: Library of Congress Cataloging in Publication Data.

Charlop, C.M.H., Carpenter, M.L.L., LeBlanc, L.A., Kellet, K. (2002). Using Picture Exchange Communication System (PECS) with Children Autism: Assessment of PECS Acquisition, Speech, Social Communicative Behavior and Problem Behavior. Journal of Applied Behavior Analysis.

Chairunnisyah, S M. (2023). Kemampuan Komunikasi Anak Autis Dalam Berinteraksi Sosial Di Sekolah Luar Biasa Karya Tulus Kota Medan. Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi. Vol 4 No 3. Hal 1171-1180.

Corey, G. (2007). Teori dan praktek konseling dan psikoterapi. Bandung: PT. Refika Aditama

Fiedler, K. (2007). Social communication. New York (US): Psychology Press.

Ganz, J.B, Simpson, R.L, Corbin, JNewsome. (2004). The Impact of the Picture Exchange Communication System on Requesting and Speech Development in Preschoolers With Autism Spectrum Disorder and Similar Characteristics. Research in Autism Spectrum Disorder 157-169.

Gardner, H. (2003). Kecerdasan Majemuk: Teori dalam Praktik (Alih bahasa: Drs. Alexander Sindoro). Batam Center: Penerbit Interaksara.

Ginanjar, A. S. (2008).Panduan Praktis Mendidik Anak Autis menjadi Orangtua Istimewa. Jakarta: Dian Rakyat.

Handojo, Y. (2003). Autism: Petunjuk Praktis dan Pedoman Praktis untuk Mengajar Anak Normal, Autis dan Perilaku Lain. Jakarta: Buana Ilmu Popular Kelompok Gramedia.

Harjani, Lc., M.A. (2015). Komunikasi Islam (Ed. I). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Hastirini, E. (2012). Hubungan Faktor Perilaku dengan Derajat Miopia pada Mahasiswa FK Universitas Muhammadiyah Semarang. Skripsi terpublikasi

Hefni, H. (2015). Komunikasi Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.

Huda, N. (2007). Islam Nusantara Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media Grup.

Joko, Y. (2012). Memahami Anak Autistik (Kajian Teoritik dan Empirik). Bandung.

Joseph, A. D. (1997). Komunikasi antara manusia (edisi kelima). Jakarta: professional books

Martono. (2014). Buku Ajar Boedhi-Darmojo Geriatri (Ilmu kesehatan Uisia Lanjut). Jakarta.

Marlina, L. (2009). Penerapan Picture Exchange Communication System (PECS) untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Fungsional Anak Autis. Tesis. Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata.

Nuryani, S.P. (2016). Pola Komunikasi Guru Pada Siswa Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Menengan Kejuruhan Inklusi. Jurnal Kajian Komunikasi.

Riswandi. (2009). Ilmu Komunikasi (Edisi I). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Santoso, A.Z.. (2009). Pengantar Ilmu Komunikasi. Bekasi: Pustaka Faza Amanah

Seniati, L. (2005). Psikologi Eksperimen . Jakarta

Sonoyama. (2004).Psikologi Eksperimen. Malang: UMM Press.

Supartini, E. (2009). Program Son-Rise untuk pengembangan bahasa anak autis. Pendidikan Khusus, 5.

Yatim, F. (2007). Autisme Suatu Gangguan Jiwa Pada Anak-Anak. Jakarta: Pustaka Popular Obor.

Yuliani. (2020). “Pola Komunikasi Guru Pada Anak Autis Di Sekolah Luar Biasa (SLB) Mitra Iswara Kabupaten Tasikmalaya”. Metacommunication: Jurnal Of Communication Studies.

Yusuf, S. (2012). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Downloads

Abstract Views: 129, PDF downloads: 46

Published

2024-12-29

How to Cite

Daily Activity Card Technique (DACT) untuk Meningkatkan Komunikasi Sosial Anak dengan Spectrum Autisme. (2024). Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling, 1(2), 75-86. https://doi.org/10.33367/jtpigc.v1i2.5743