Liberalisasi Penjaringan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri: Tantangan dan Peluang

Authors

  • Binti Nasukah STIT Ibnu Sina Malang, Indonesia
  • Endah Winarti IAI Darullughah Wadda’wah Pasuruan, Indonesia
  • Fatimah Fatimah IAI Darullughah Wadda’wah Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2844

Keywords:

Commercialization of Education, Education Financing, Education Liberalization

Abstract

The government seeks to liberalize higher education by encouraging the realization of higher education management autonomy. To be independent, universities carry out liberalization through the selection of new students. The emergence of the phenomenon of several allegations of new student admissions provides opportunities for liberalization policies in recruiting new students that have excesses that need to be studied for opportunities and challenges for PTKIN, which is identical to the mission of da'wah. For this reason, it seeks to discuss the liberalization policy in the selection of new students in terms of (1) the forms of legal policy; (2) the challenges of negative excess (3) and the opportunities for advancement for PTKIN. The research uses qualitative methods, through a literature study approach, by collecting secondary data in the form of relevant documents to answer research questions. The results of the study indicate that (1) the Indonesian government has liberalized higher education, in the form of a higher education autonomy policy, in which each institution is given wider authority to obtain funding from the public through the selection of new students. (2) In practice, liberalization in the selection of new students poses negative excess challenges: Increasing education funding by the poor; being stuck in the material-oriented corporate paradigm; Falling into the behavior of corruption, collusion, and nepotism. (3) Liberalization provides opportunities for progress for PTKIN to optimize the role of education financing by the community; The diversity of PTKIN student backgrounds; the Opportunity to build a humanist and fair PTKIN. Practically, the three points of the research findings imply that in implementing the new student recruitment policy, PTKIN can direct the policy to build PTKIN priorities that are humanist and just by avoiding the number of negative excesses that are not in line with PTKIN's ideology as a da'wah institution.

References

Afrizal. “Liberalisasi Pendidikan “Pelecehan Terhadap Martabat Bangsa.†Jiaganis 3, no. 1 (2018).

Al-Ghazali, Imam Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad. Mukhtasar Ihya’ ‘Ulum al-Dīn. Translated by Mujahidin Muhayyan. Jakarta: Pena Pundi Aksara, 2008.

Astri, Herlina. “Dampak Sosial Komersialisasi Pendidikan Tinggi Di Indonesia.†Kajian 16, no. 3 (2016): 600–626. https://doi.org/10.22212/kajian.v16i3.537.

Bakar, M. Yunus Abu. “Problematika Pendidikan Islam Di Indonesia.†Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam 1, no. 1 (2015): 99–123. https://doi.org/10.26594/dirasat.v1i1.507.

Basri, Sairul. “Perkembangan Pendidikan Islam Di Indonesia.†Jurnal Mubtadiin 7, no. 01 (2021): 122–44.

Detik News. “KPK Ungkap Praktik Suap Jalur Mandiri Perguruan Tinggi Sudah Lama Terjadi.†Accessed September 1, 2022. https://news.detik.com/berita/d-6246896/kpk-ungkap-praktik-suap-jalur-mandiri-perguruan-tinggi-sudah-lama-terjadi.

Fellang, Iskandar. “Liberalisasi Dan Komersialisasi Pendidikan.†Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman 3, no. 1 (2022): 13–26.

Hadi, Abdul. “Dinamika Pendidikan Islam Dan Liberalisasi Pendidikan Di Indonesia.†Falasifa: Jurnal Studi Keislaman 12, no. 02 (2021): 130–41. https://doi.org/10.36835/falasifa.v12i02.559.

Handayani, Titik. “Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi Di Indonesia Dengan Kebutuhan Tenaga Kerja Di Era Global.†Jurnal Kependudukan Indonesia 10, no. 1 (2015): 53–64.

Idrus, Muhammad. “Pro Kontra Liberalisasi Pendidikan.†Unisia, no. 60 (2010): 176–85.

Indonesia, Pemerintah Republik. “Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 2010.

———. “Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.†Jakarta (ID): Sekretariat Negara, 2012.

———. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1994 Tentang Pengesahan Agreement Establishing The World Trade Organization (Persetujuan Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia).†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 1994.

Indonesia, Presiden Republik. “Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2013 Tentang Bentuk Dan Mekanisme Pendanaan Perguruan Tinggi Badan Hukum.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 2013.

———. “Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2015 Tentang Bentuk Dan Mekanisme Pendanaan Perguruan Tinggi Badan Hukum.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 2020.

———. “Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2015 Tentang Bentuk Dan Mekanisme Pendanaan Perguruan Tinggi Badan Hukum.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 2015.

———. “Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1992 Tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan Nasional,“.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 1992.

———. “Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 2010.

———. “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 Tentang Pendidikan Tinggi.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 1999.

———. “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 1999 Tentang Penetapan Perguruan Tinggi Sebagai Badan Hukum Milk Negara.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 1999.

———. “Undang Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2009 Tentang Badan Hukum Pendidikan.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 2009.

———. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.†Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta, 1989.

———. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.†Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia, 2003.

Indonesia, Republik. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sekretariat Jenderal MPR RI, 2002.

Irawan, Ade. Mendagangkan Sekolah. Jakarta: Indonesia Corruption Watch, 2004.

Kamal, Ziyadul. “Model Pengembangan Pendidikan Tinggi: Telaah Atas Eksistensi Dan Tantangan PTAI Dan Perubahan IAIN Menjadi UIN.†Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman 5, no. 2 (n.d.): 270–91. http://dx.doi.org/10.24014/af.v5i2.3777.

Limbong, Isman Efendi. “Aspek Finansial Pendidikan Islam.†Jurnal Kajian Islam Kontemporer (Jurkam) 1, no. 3 (2021): 147–54.

Media, Kompas Cyber. “Kasus Suap Unila Bukan Korupsi Pertama di Lingkungan Perguruan Tinggi Tanah Air, Ini Faktanya...†KOMPAS.com, August 21, 2022. https://nasional.kompas.com/read/2022/08/21/16103601/kasus-suap-unila-bukan-korupsi-pertama-di-lingkungan-perguruan-tinggi-tanah.

Muhaimin, Suti’ah, and Nur Ali. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah. 5th ed. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.

Mu’izzuddin, Mochamad. “Komersialisasi Pendidikan.†Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) 1, no. 1 (2017).

Munir, Ahmad. “Manajemen Pembiayaan Pendidikan Dalam Perspektif Islam.†At-Ta’dib 8, no. 2 (2013): 223–39. http://dx.doi.org/10.21111/at-tadib.v8i2.502.

Mustofa, Mustari. “Liberalisasi Pendidikan Tinggi Islam Di Indonesia (Studi Kasus Pengembangan IAIN).†Tadris: Jurnal Pendidikan Islam 4, no. 1 (2009): 71–90. https://doi.org/10.19105/tjpi.v4i1.245.

Nasukah, Binti, Roni Harsoyo, and Endah Winarti. “Internalisasi Nilai-Nilai Kepemimpinan Profetik Di Lembaga Pendidikan Islam.†Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam 6, no. 1 (2020): 52–68.

Pohan, Rusdin. Metodologi Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Lanarka, 2007.

Putra, Dimas Dwi. “Liberalisasi Pendidikan Di Indonesia (Studi Tentang Kebijakan Uang Kuliah Tunggal Di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).†Skripsi, Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.

Qomar, Mujamil. “Kuliah Daring Kebijakan Strategis Transformatif Pendidikan Islam,†Mei 2020. Whatsapp Group.

———. Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam. Surabaya: Penerbit Erlangga, 2007.

Rahman, Ansar. “Efisiensi Dalam Pembiayaan Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan.†Eklektika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi Pendidikan 5, no. 2 (2017): 87–102.

Republik Indonesia, Menteri Agama. “Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2015 Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.†Direktur Jendral Peraturan Perundang-Undangan Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia, Jakarta, 2015.

Republik Indonesia, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. “Peraturan Menteri Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Pada Perguruan Tinggi Negeri.†Sekretaris Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Kementrian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi, Jakarta, 2015.

Singgih, Moses Laksono. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pendidikan Pada Perguruan Tinggi.†In Prosiding Seminar Nasional Teknoin, 133–41. UII, 2008.

Slamet, Slamet, Agus Sucipto, and Eko Suprayitno. “Profil Dan Minat Mahasiswa Studi Di UIN Malang Sebagai Dasar Penentuan Strategi.†Ulul Albab Jurnal Studi Islam 5, no. 2 (2004): 5–30.

Solihin, Muhammad. “Liberalisasi Sektor Pendidikan Di Indonesia Tahun 2004-2011.†Jurnal Dimensi 6, no. 1 (2017): 126–38.

Suyanto, M. “Strategi Bersaing Perguruan Tinggi Menghadapi Liberalisasi Pendidikan.†UNISIA, no. 60 (2010): 194–213.

Tanjung, Fahriza Marta. “Menggantungkan Nasib Pemberantasan Korupsi Pada Sekolah.†Bahan Diskusi Pada Diskusi Publik “Memberantas Korupsi Melalui Pendidikan “Semaf FIS Unimed, SeGI Medan Dan SAHdaR, Unimed 21 (2009): 1–6.

Tilak, Jandhyala BG. Trade in Higher Education: The Role of the General Agreement on Trade in Services (GATS). UNESCO, 2011.

Trianto. Pengantar Penelitian Pendidikan Bagi Pengembangan Profesi Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Kencana, 2010.

UIN Jakarta. “Login Uang Kuliah Tunggal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.†Accessed September 1, 2022. https://spmb.uinjkt.ac.id/spmbv2/public/login_ukt.zul.

Ulfah, Sri Mujiarti. “Mencermati Arah Pendidikan Indonesia.†Journal Ilmu Sosial, Politik Dan Ilmu Pemerintahan 1, no. 2 (2012): 1–9.

Viva, PT Viva Media Baru-. “Tangkap Rektor Unila, KPK Kritik Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru | Halaman 1,†August 21, 2022. https://www.viva.co.id/berita/nasional/1511690-tangkap-rektor-unila-kpk-kritik-seleksi-mandiri-mahasiswa-baru.

Wahyudi, Imam. “Komersialisasi Pendidikan Tinggi Di Indonesia.†Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 1 (2018): 49–70.

Downloads

Abstract Views: 262, PDF downloads: 189

Published

2022-10-23

How to Cite

Nasukah, Binti, Endah Winarti, and Fatimah Fatimah. 2022. “Liberalisasi Penjaringan Mahasiswa Baru Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri: Tantangan Dan Peluang ”. Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman 12 (2): 188-207. https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2844.