Pola Asuh Orang Tua Dan Implikasinya Terhadap Perilaku Sosial Anak Di MI An-Nur Gemenggeng Pace Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.33367/ji.v8i`1.694Keywords:
Pola Asuh Orang Tua, Perilaku SosialAbstract
Penelitian ini dibingkai dalam topik upaya menganalisis pola asuh orang tua dan implikasinya terhadap perilaku sosial anak di MI An-Nur Gemenggeng Pace Nganjuk. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini meliputi pertanyaan : 1) bagaimana kecenderungan pola asuh orang tua siswa MI An-Nur Gemenggeng, 2) bagaimana implikasi pola asuh orang tua dalam membentuk perilaku sosial anak di Sekolah, 3) apa makna pola asuh orang tua dan perilaku sosial bagi orang tua, bagi anak, dan bagi guru. Jenis pendekatan penelitian ini adalah kualitatif interaksi simbolik. Sebagaimana arahan jenis penelitian kualitaif, maka data terkumpul dianalisis dengan bekal senjata intelektual berupa teori sebagaimana ditampilkan dalam Bab II untuk mendapatkan berbagai uraian interpretatif sesuai kaidah penelitian ilimiah yang logis dan rasional atas data yang dikumpulkan. Akhirnya, peneitian dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Pola asuh yang diterapkan 42 orang tua anak didik di MI AN-NUR Gemenggeng Pace Nganjuk adalah pola asuh otoriter ada 3 orang, pola asuh demokratis ada 16 orang, pola asuh permisif ada 14 orang, pola asuh situasional ada 9 orang. 2) Pola asuh orang tua memilik implikasi terhadap perilaku sosial anak di sekolah, 3) a. Makna pola asuh orang tua bagi orang tua adalah mendidik dan membimbing anak agar anak menjadi sesuai apa yang diinginkan orang tua. Bagi anak pola asuh orang tua adalah sikap orang tua yang keras atau pemarah atau penyayang, atau penyabar terhadap anak. Dan pola asuh orang tua bagi guru adalah perlakuan orang tua terhadap anak yang berpengaruh terhadap perilaku anak di sekolah dan guru berusaha mengembangkan sikap positif anak dan meminimalisir sikap negatif anak, dan memberikan pemahaman tentang pola asuh orang tua yang tepat dan sesuai dengan karakter anak kepada orang tua, sehingga berdampak baik terhadap pengembangan sosial pribadi anak. b. Makna perilaku sosial menurut orang tua adalah bagaimana sikap anak terhadap orang tua, saudara, dan teman-temannya. Sedangkan makna perilaku sosial bagi anak adalah hubungan atau interaksi antara anak dan teman-temannya. Dan makna perilaku sosial bagi guru adalah respon anak terhadap lingkungan sekolah.
References
Ahmadi, A. (2001), Psikologi Perkembangan, Jakarta, Rineka Cipta (onllibe) http://paudstaialgazalibone.blogspot.co.id/2013/09/pola-asuh-orangtua diakses, 17 April 2016
Akyas, A. (2004) Psikologi Umum dan Perkembangan, Mizan, Jakarta
Al-Faruq, A. (2012) Gantungkan Cambuk Di Rumahmu, Nabawi Pubishing, Solo
Arifin, B.S. (2015) Psikologi sosial, Pustaka Setia, Bandung
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta
Djamarah S.B. (2014). Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga, RINEKA CIPTA, Jakarta
El-Ghany, A. (2009) Saat Anak Harus Dihukum, Power Books Publishing, Yogyakarta
Gerungan, W.A. (2010) Psikologi Sosial, Refika Aditama, Bandung
Harlock, Elizabet B. (1997), Perkembangan Anak, Jilid 1, Edisi keenam, Jakarta: Erlangga, dalam, http://paudstaialgazalibone.blogspot.co.id/2013/09/pola-asuh-orangtua-dalam-mengembangkan.html, diunduh pada hari Minggu 17 April 2016
Helmawati. (2014), Pendidikan Keluarga, teoritis dan Praktis, Remaja Rosdakarya, Bandung
Ibrahim, R. (2001) Landasan Psikologis Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar, Departemen Pendidikan Nasional, Dirjen Dikdasmen, Jakarta
Indrakusuma, A.M. (1973) Pengantar Ilmu Pengetahuan, Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP Malang, Malang
Istadi, I. (2006), Mendidik dengan Cinta, Pustaka Inti, Bekasi
Jannah, H. (2012), Bentuk Pola asuh Orang Tua dalam Menanamkan Perilaku Moral pada Anak Usia Dini, http://ejournal.unp.ac.id/index.php/paud/articel/view/1623, diunduh pada hari Kamis 14 April 2016
King, L. A. (2004), The Science of Psychology. An appreciative view (3rd. ed). New York, NY:McGraw Hill Education, http://neverlandpsy.blogspot.co.id/p/blog-page_5.html. Diunduh hari Kamis 14 April 2016
Kuswanto, Siswanto, B. (2003), Sosiologi, Tiga Serangkai, Solo
Moleong, L.J. (2007) Metode Peneltian Kualitatif , Remaja Rosdakarya, Bandung, Cet.ke-24
Nurihsan A.J., Agustin M. (2013) Dinamika Perkembangan Anak & Remaja, Refika ADITAMA, Bandung
Notoatmojo, S. (2003) Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta
Novi, B. (2015) Saat Anak Harus Diberi Hadiah atau Dihukum, Panduan Mendidik Anak dengan Pola Hadiah dan Hukuman, Saufa: Yogyakarta
Robbins, S.P. (2001) Perilaku Organisasi, Edisi Indonesia, Indeks, Jakarta
Saefullah, U. (2012) Psikologi Perkembangan dan Pendidikan, Pustaka Setia, Bandung
Sarwono, W. Sarlito. (2004) Psikologi Remaja, RajaGrafindo Persada, Jakarta
Soejono, Ag. (1980) Pendahuluan Ilmu Pendidikan Umum, Ilmu, Bandung
Susana, Tj. (2007) Mempertimbangkan Hukuman Pada Anak, Kanisius Yogyakarta
Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al Qur’an. (1989) Al Qur’an dan Terjemahnya, Mahkota, Surabaya
Yusuf, S. (2000). Psikologi Perkembangan Aanak dan Remaja, Rosda Karya, Bandung
Abstract
Views:
264,
PDF downloads: 525













