Efektifitas Pendidikan Ektrakurikuler Musik Dalam Mengembangkan Bakat Siswa Di SMPN 1 Tarokan Kediri
DOI:
https://doi.org/10.33367/ji.v8i`1.698Keywords:
Efektifitas pendidikan ektrakurikuler musik, mengembangkan bakat siswaAbstract
Perkembangan manusia pada dasarnya tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pembawaan sejak lahir, tetapi juga oleh lingkungan dan pendidikan. Hal ini berarti masa depan kehidupan manusia, tidak terkecuali pada anak, bergantung pada potensi mereka sejak dilahirkan dan proses pendidikan yang mereka alami. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana praktik pendidikan ektrakurikuler di SMPN 1 Tarokan , 2) Bagaimana metode pembelajaran musik di SMPN 1 Tarokan, 3) Bagaimana efektifitas pendidikan ektrakurikuler dalam mengembangkan bakat siswa di SMPN 1 Tarokan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun proses analisis data meliputi: kegiatan pengumpulan data, memeriksa kembali jawaban responden, merapikan dan mengatur data, menyajikan data dalam bentuk deskriptif verbalistik, memeriksa kembali data, dan merumuskan kesimpulan hasil penelitian. Akhirnya, penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berkut. 1) Praktek pendidikan ektrakurikuler musik di SMPN 1 Tarokan Kediri disimpulkan berjalan relatif baik. 2) Metode dalam pembelajaran ektrakurikuler musik di SMPN 1 Tarokan Kediri cukup baik 3) Pelakasanan pendidikan ektrakurikuler dalam pengembangan bakat siswa di SMPN 1 tarokan sangat efektif. Dan terbukti di SMPN 1 Tarokan sering mengikuti festifal musik di tingkat sekolah maupun antar sekolah dengan hasil cukup memuaskan. Untuk itu penulis memberi motifasi dan penguatan kepada siswa agar aktif dalam mengikuti pendidikan extrakurikuler khususnya ektra musik. Agar bakat dan minat siswa untuk dikembangkan hingga mahir dan profesional.Musik dapat menjadikan anak pintar terutama di bidang logika matematika dan bahasa. Keindahan musik adalah kata-kata yang menyatu dengan nada, sehingga anak memiliki keinginan yang kuat untuk bergabung di dalamnya dan tanpa disadari anak turut berdendang dengan kata-katanya sendiri misalnya dengan menyanyikan ba..ba..ba..ba..ba, mengetuk-ngetukkan atau menjentik-jentikan jari-jari tangan atau mengangguk-anggukkan kepala setiap kali mendengar irama musik dan sebagainya. Tapi keinginan untuk mengikuti lagu yang ia dengar, akan mendorongnya untuk berlatih terus menerus.
References
Joni, T. Raka. (2005) Resureksi Pendidikan Profesional Guru. Malang: LP3 UM- Cakrawala Indonesia.
Mulyasa. (2002) Kurikulum Berbasis Kompetensi : Konsep, Karakteristik, dan Implementasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ngalim Purwanto. (2006) Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Redja Mudyahardjo. (2001) Pengantar Pendidikan : Sebuah Studi Awal tentang Dasar-dasar Pendidikan pada Umumnya dan Pendidikan di Indonesia. Jakarta : Raja Grafindo Perkasa.
Sarwoto. (1998) Dasar-dasar Organisasi dan Manajemen. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Arikunto, Suharsimi. 2006, Prosedur Penelitian, Jakarta: PT Rineka Cipta.
Depdikbud. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga, Jakarta: Balai Pustaka.
Miles, B. Matthew dan Suberman, A. Michael, 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI-PRESS.
Mulyana. 2003. Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung : Tarsito
Marwoto, 2001. Musik Drum band. Semarang : BPLP Semarang
Sinaga, Syahrul. 2000. Beberapa Metode Pengajaran Drum band di Sekolah. Semarang : FPBS IKIP Semarang Press.
Soharto, M. 1999. Pelajaran Seni Musik. Jakarta : Gramedia
http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Alat_musik_tiup14
Al-Masri, Nasy’af. Menyambut Kedatangan Bayi. Jakarta: Gema Insani Press, 2002.
Abdullah, Abdurrahman Saleh. Teori-teori Kependidikan Berdasarkan Al-Qur'an. Jakarta: Rineka Cipta, 1994.
Al-Maraghi, Ahmad Musthafa. Tafsir Al-Maraghi Juz 15. Libanon, t.p., 1984.
Baharuddin. Aktualisasi Psikologi Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.
Bahreisy, Halim. Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsir Jilid V. Surabaya: Bila Ilmu Offset, t.t.
Departemen Agama RI. Al-Qur'an dan Terjemahnya. Semarang: CV. Asy-Syifa’, 1992.
Departemen Pendidikan Nasional. Wawasan Kependidikan. Jakarta: Depdiknas, 2004.
Hadi, Sutrisno. Metodologi Research. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM, 1992.
Hartati, Netty. Islam dan Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.
Hasballah, Muzaidi. Manhaj Tarbiyah Ibnu Qayyim. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2001.
http://www/pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0705/10/hikmah/lainnya4.htm, diakses 3 Maret 2007.
http://www/pikiran-rakyat.com/cetak/1003/11/hikmah/lainnya06.htm, diakses 3 Maret 2007.
Ilyas, Yuhana. Pendidikan dalam Perspektif Al-Qur'an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 1999.
Indrakusuma, Amir Daien. Pengantar Ilmu Pendidikan. Surabaya: Usana Offset Printing, t.t.
Muhammad, Hasyim. Dialog antara Tasawuf dan Psikologi: Telaah Atas Pemikiran Psikologi Humanistik Abraham Maslow. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2002.
Abstract
Views:
116,
PDF downloads: 282













