Pengaruh Pelaksanaan Program Profesional Development For Education Personal (PRODEP) Terhadap Perbaikan Mutu Pendidikan Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) Di Kabupaten Nganjuk Tahun 2015.
DOI:
https://doi.org/10.33367/ji.v8i`1.701Keywords:
Program Profesional Development For Education Personal, Mutu PendidikanAbstract
Upaya meningkatkan mutu madrasah, perlu diupayakan dari berbagai segi, termasuk pengadaan dana penyelenggaraan sekolah. Karena dana bagian penting dari berjalannya suatu lembaga pendidikan. Salah satu bantuan dari Program professional Development for Education Personal (ProDep). Untuk lebih dalamnya penelitian ini focus akan menelaah program ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalahAdakah pengaruh antara pelaksanaan Progrm ProDep) terhadap perbaikan mutu pendidikan tingkat MI di Kabupaten Nganjuk pada Tahun 2014? Dari pokok rumusan masalah tersebut dijabarkan menjadi tiag sub, yaitu bagaimanakah Implementasi Program ProDep di MI Kecamatan Prambon Nganjuk, bagaimanakah perilaku pendidik di MI Kecamatan Prambon Nganjuk, adakah pengaruh kegiatan ProDep terhadap mutu pendidikan di MI Kecamatan Prambon Nganjuk. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan field research. Penelitian bertujuan mengukur pengaruh dari program ProDep terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penggalain data menggunakan interviu. Sedangkan analisis datanya menggunakan teknik analisis T tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa perilaku pendidik di MI Kecamatan Prambon Nganjuk setelah adanya program ProDep perilaku pendidikan menjadi lebih baik hal ini dibuktikan dengan rata-rata prosentase perilaku pendidik 79,83% hal ini berarti berada pada interval 75% - 100% dengan kategori baik. Implementasi Program ProDep di MI Kecamatan Prambon Nganjukanatara lain: Adanya perbaiakan secara terus-menerus yang dilakukan oleh guru di MI sasaran program ProDep. Adanya peningkatan kualitas pada SDM di MI sasaran program ProDep, terpenuhinya sarana dan prasana yang memadai yang telah sesuai dengan petunjuk teknis program ProDep.tingkat mutu pendidikan di MI Se Kecamatan Prambon adalah baik, karena rata-rata prosentase mutu pendidikan adalah 84,55% hal ini berarti berada pada interval 75% - 100% dengan kategori baik. Pengaruh kegiatan ProDep terhadap mutu pendidikan di MI Kecamatan Prambon Nganjuk adalah sedang hal ini dibuktikan dengan interpretasi terhadap Rxy = 0,757 yang berarti terletak antara 0,40 – 0,59 artinya terdapat korelasi yang sedang antara program ProDep dengan mutu pendidikan di MI se Kecamatan Prambon Nganjuk.
References
Ahmadi, Abu dan Joko Triprasetyo, (2007), Strategi Belajar Mengajar, Bandung: CV, Pustaka Setia
Bimo Walgito, (1993), Bimbingan Dan Penyuluhan Di Sekolah, Yogyakarta: Andi Offset
Burhan Bungin, (2005), Metode Penelitian Kuantitatif Jakarta: Kencana
Dimyati, Mudjiono,(2002), Belajar Dan Pembelajaran, Jakarta: Rineka Cipta
Dit. Dikdasmen, Depdiknas, (2001), Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah, Buku I Konsep dan Pelaksana, Jakarta : Kemendiknas
Dit. Dikdasmen, Kemendiknas, (2012), Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah, Buku I Konsep dan Pelaksana, Jakarta, Kemendiknas
Hanafiah Nanang dan Cucu Sahana, (2009), Konsep Strategi Pembelajaran, Bandung: PT Refika Aditama
Hasbullah, (2006),Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan ImplikasinyaTerhadapPenyelenggaraanPendidikan, Jakarta:PT.RajaGrafindoPersada
IriantoAgus, (2004), Statistik Konsep Dasar dan Aplikasinya Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Jerome S. Arcaro, (2007), Pendidikan Berbasis Mutu; Prinsip-prinsip dan Tata Langkah Penerapannya, terj., Yosal Iriantara, Yogyakarta: Pustaka Pelajar
--------. (2015), Pendidikan Berbasis Mutu, terj., Yosal Iriantara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
---------, (2005) Pendidikan Berbasis Mutu, Prinsip-prinsip dan Tata Langkah Penerapan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar,
Kementerian Agama RI, (2013), Penjamin dan Pengendalian Mutu Madrasah, Jakarta: Kementerian Agama RI
Marzuki, (1996), Metodologi Riset, Yogyakarta: Bagian Penerbitan Fakultas Ekonomi UI
Moh. Rifai MA, (2009), Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Bandung: Jemarss, Jilid II
Moh. Rifai MA, (1982), Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Bandung: Jemarss, Jilid II
Mulyasa, (2005), Menjadi Kepala Sekolah yang Professional, Bandung : PT. Rosda Karya
Nana Sudajana,(2000), Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo
Nana Syaodih Sukmadinata dkk., (2006), Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah, Bandung: Refika Aditama
Pius A. Partanto dan M. Dahlan, (1994), Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arkola
Standar Nasional Pendidikan (SNP), Jakarta: Asa Mandiri
Sugiyono, (2008), Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta
Sugiono, (1999), Statistik Untuk Penellitian Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2011), Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta
Suharsimi Arikunto, (1990),Manajemen Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta,
Suharsemi Arikounto, (2002), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta
Sutrisno Hadi, (1990), Metodologi Research, Bandung: Remaja Rosda Karya
Tim Teknis Program ProDep Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (2014), PanduanPengelolaan block grants bagi sekolah/madrasah,Sasaran Program Professional Development for Education Personnel (ProDep) Asian Development Bank Loan 2294 – INO (SF) Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
UU Sistem Pendidikan Nasional No 20 Tahun 2003, Jakarta: Bumi Aksara
Uzer Usman, (1990), Menjadi Guru Profesional Jakarta: Rineca Cipta
Abstract
Views:
89,
PDF downloads: 88













