Metode Cepat 20 Hari Qiroat As-Sab’ah Di Pondok Pesantren Tilawatil Qur’an Al-Makruf Jurang Uluh Mojo Kediri Tahun 2016
DOI:
https://doi.org/10.33367/intelektual.v8i3.726Keywords:
Metode quraah sab’ah, Pembacaan al Qur’anAbstract
Pembelajaran Al Qur’an merupakan kegiatan yang mutlak dilakukan oleh setiap guru qiroah. Hal ini penting untuk mentranfer bacaan yang tepat sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan dalam syariat Islam. Karena itu pendalaman dan intensitas pembelajaran pada santri harus terus digalakkan. Salah satu metode yang diterapkan dalam pembelajaran qiraah adalah metode qiraat as-sab’ah. Untuk melihat lebih jauh bagaimana penerapan metode qiraah ini perlu diadakan penelitian. Penelelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Latar belakang dilaksanakannya kegiatan pembelajaran Qiro’at al-Sab’ah, untuk mendeskripsikan Metode pembelajaran Qiro’at al-Sab’ah, untuk menjelaskan Faktor penghambat dan pendukung dalam pembelajaran Qiro’at al-Sab’ah di Pondok Pesantren Tilawatil Qur’an Al-Makruf Jurang Uluh Mojo Kediri. Metode penelitian dalam tesis ini menggunakan metode kualitatif, sedangkan penggalain datanya menggunakan metode obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara analisis datanya menggunakan teori Pendekatan penelitian yang digunakan teori Miles dan Huberman dengan tiga langakah yakni, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa yang melatar belakangi Qiro’at al-Sab’ah di ajarkan di Pondok Pesantren Tilawatil Qur’an Al-Makruf adalah untuk menjaga ilmu tersebut agar tidak punah. Karena di daerah Kediri Jarang ada pondok yang mengajarkan ilmu tersebut. Strategi implementasi Qiro’at al-Sab’ah di Pondok Pesantren Tilawatil Qur’an Al-Makruf yaitu menggunakan metode sorogan, pembelajaran menganut student centred dengan durasi waktu 4 jam. Faktor penghambat tidak ada sesi tanya jawab, penggunaan metode yang monoton dan tidak meratanya kemampuan santri dalam satu pembelajaran. Adapun faktor pendukung adalah motivator dari santri lain yang mengikuti Qiro’at al-Sab’ah dan juga sistem yang di terapkan adalah menggunakan metode sorogan yang dalam penerapannya bersifat student centris, sehingga menjadikan santri lebih aktif, kreatif, dan berfikir kritis, Adanya kitab penunjang, Uraian materi sebelum pembelajarn, durasi yang panjang, Metode bersifat student centris.
References
Al-Jazairi, Abu Bkr Jabir. 2008. Ensiklopdi Muslim Jakarta: Darul Falah.
Aminudin, Tujuan, Strategi dan Model dalam Penelitian Kualitatif,(dalam Metodologi Penelitian Kualitatif : Tinjauan Teoritis dan Praktis), Malang : Lembaga Penelitian UNISMA
Lincoln, Suratno Arsyad. 1995. Metodologi Penelitian Untuk Ekonomi dan Bisnis, Yogyakarta: UPP AMPYKPN.
M. Sulthon dan Moh.Khusnuridlo, 2006. Manajemen Pondok Pesantren dalam Perspektif Global, Yogyakarta:LaksBang PRESSindo.
M.B. Miles & A.M. Huberman, 1984 Qualitative Data Analysis, Beverly Hills, California: Sage Publication Inc..
Mahmud, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Pustaka Setia, 2011.
Mantja, W. 2003. Etnografi Desain Penelitian Kualitatif dan Manajemen Pendidikan, Malang: Winaka Media.
Marzuki, 1991. Metodologi Riset, Yogyakarta: BPFE-UII.
Maunah, Binti. 2009. Tradisi Intelektual Santri Dalam Tantangan dan Hambatan Pendidikan Pesantren di Masa Depan, Yogyakarta : Teras.
Michael Quinn Patton, 2006. How To Use Qualitative in Evaluation, terj. Budi Puspo Priyadi, Metode Evaluasi Kualitatif, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Moleong, J.Lexy. 1990..Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Remaja Rosda Karya,
Mulyana, Deddy. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Nasution, S. 1988. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif, Bandung: tarsito.
Purwanto, Ngalim. , 2000. Psikologi Pendidikan, Bandung: Remaja Rosda Karya. Putra, Nusa. 2012. Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta: Rajawali Pers.
Qomar, Mujamil. 2002. Pesantren Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi, Jakarta : Erlangga.
R.K. Yin, 2002.Studi Kasus: Desain dan Metode , Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo
Romdloni, Implementasi Metode Pembelajaran Qira’ah Sab’ah di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran (PPTQ) Raudhatus Shalihin Wetan Pasar Besar Malang.
Sa?dull?ah, 2008. 9 Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an, Jakarta: Gema Insani.
Sagala, Syaiful. 2005. Konsep Dan Makna Pembelajaran, Bandung: Alfabeta.
Salim, Muhsin. Ilmu Qiraat Tujuh : Bacaan Al-Qur’an Menurut Tujuh Imam Qiraat Dalam Thariq Asy Stathibiyyah,
Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Jakarta:Kencana.
Siddiqy, Hasbi Ash. 1972. Sejarah dan Pengantar Ilmu Al-Qur’an atau Tafsir, Jakarta:Bulan Bintang.
Sugiyono, 2010. Metode Penelitian P endidikan, Bandung: CV Alfabeta.
Sukardi, 2005. Metode Penelitian Pendidikan : Kompetensi dan Prakteknya, Jakarta : Bumi Aksara.
Syadali, Ahmad. 2001. Ulumul Qur;an, Pustaka Setia.
Wahid, Abdurrahman. 2001. Menggerakkan Tradisi: Esai-esai Pesantren, Yogyakarta: LKiS
Wahid, Ramli Abdul. 1996. Ulumul Qur’an, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Yatim Riyanto, 2002Metodologi Penelitian Pendidikan, Surabaya: Penerbit SIC.
Zamakhsyari Dhofier, 1982. Tradisi Pesantren Studi tentang Pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3ES.
Zuhairini, 1993. Metodologi Pendidikan Agama, Solo : Ramadhani.
Abstract
Views:
533,
PDF downloads: 907













