Implementasi Metode Takrir Dalam Menghafalkan Al Quran Bagi Santri Pondok Pesantren Punggul Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.33367/intelektual.v8i3.727Keywords:
Implementasi Metode Takrir, Menghafal Al-Qur’anAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan dari teman-teman baik yang sedang menghafal Al-Qur’an maupun yang sudah hatam Al-Qur’an. Mereka merasa kesulitan dalam menghafal dan melancarkan Al-Qur’an. Oleh karena itu perlu penerapan metode Takrir dalam menghafal Al-Qur’an yang mana metode ini adalah sebagai upaya memperbaiki, menjaga hafalan yang sudah pernah dihafal agar tetap melekat dalam hati. Berdasarkan latar belakang di atas ,maka dapat di ambil rumusan masalah, bagaimana proses implementasi metode Takrir dalam menghafal Al-Qur’an dan apa hasil Yang di capai dalam implementasi metode Takrir dalam menghafal Al-Qur’an dan bagaimana praktek evaluasinya. Dalam peneliti ini menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sementara teknik pengumpulan data penggunaan metode interview, observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data penulis menggunakan tiga tahapan diantaranya, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Secara keseluruhan Proses implementasi metode Takrir dalam menghafal Al-Qur’an di pondok pesantren Punggul Bagor Nganjuk sudah berjalan dengan baik, hal ini berdasarkan pada adanya realita bahwa seluruh proses penerapan menghafal Al-Qur’an telah dilaksanakan dengan menggunakan metode Takrir. Namun masih belum sempurna, terlihat dengan adanya beberapa problem-problem yang di hadapi. Kedua, Hasil yang telah di capai dari penerapan metode Takrir terbilang baik dan berhasil, indikasinya adalah sebagian besar santri tahfidz dapat menghafal setengah Juz ayat- ayat Al-Qur’an perbulan, itu telah memenuhi target lembaga. Adapun kaitannya dengan mengevaluasi pengimplementasian metode Takrir akan di lakukan musyawarah yang berjenjang yaitu setiap 2 atau 3 bulan sekali sesuai dengan kebutuhan,hal tersebut di lakukan untuk mengetahui tarjet – tarjet pondok yang telah di dapat dan target-target pondok yang belum tercapai sehingga untuk memecahkannya membutuhkan musyawarah yang berkala dan konsisten selain itu musyawarah ini bertujuan untuk menemukan gagasan-gagasan baru untuk kemajuan pondok.
References
Sa'dulloh (2008), 9 Cara Praktis Menghafal Al-Qur'an, Jakarta: Gema Insani
Ridwan, Syakir (2000), Study Al-Qur'an, Jombang: Unit Tahfid Madrasatul Qur'an
Muhammad Syaifudin, dkk (2003), Al-Qur’an penyejuk kehidupan, Surabaya : Putra Jaya,.
Basthul B, Maftuh (2010), 100 tanya jawab Al-Qur’an,MMQ Kediri: Lirboyo,
Sugianto, Agus, Ilham (2004) Kiat Praktis Menghafal Al-Qur'an, Bandung: Mujahid Press,
Departemen Penerjemah Hadist (2004), Metode Praktis Menghafal Al-Qur'an, Jakarta: Pustaka Azzam.
Armai, Arief (2002) Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam Jakarta: Ciputat Press
Subhan, Muhammad (2004). metode ilmu pendidikan Islam, Gresik: Biro penerbit dan pengembangan ilmiah,
Rochidin, Wahab (2004). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Bandung: Alfabeta
Irfan, Hielmy (2000) Wancana Islam, Ciamis: Pusat Informasi Pesantren
Fatah, H, Rohadi Abdul (2005), Rekontruksi Pesantren Masa Depan, Jakarta: PT. Listafariska Putra
HS, Mastuki, El-sha, M. Ishom (2006) Intelektualisme Pesantren, Jakarta: Diva Pustaka
Haedari, H. Amin (2007), Transformasi Pesantren, Jakarta: Media Nusantara
Fuad, Anwar (2009) Majalah Tajdid Ciamis: Lembaga Penelitian dan Pengembangan,
Subhan, dkk (2012) Potret Pesantren Pena Santri, Kediri,
Dhofier Zamakhsyari (1983) Tradisi Pesantren, LP3ES, Jakarta.
Subhan, Muhammad (2014), menelusuri sudut-sudut dan peran pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua, Surakarta: Pena Santri.
Hasbullah (2001) Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia, PT Raja Grafindo, Jakarta.
Harahab,Husain (2004) Perjuangan Santri, Bandung: Bina Karya,
Shaleh, Abdurrahman (2009), Menggerakkan Tradisi, Esai Pesantren,
Amin, Rais (1989 ) Cakrawala Islam Antara Cita Dan Fakta, Bandung: Mizan,.
Abas, Ibnu (1988)Pondok Cemerlang, Yogyakarta: Menara Agama,
Ahmadi, Abu (2006), Ilmu pendidikan Islam, Jakarta: PT. Rineka Cipta,
Uhbiyati, Nur (2006), Pesantren Tradisional, Pustaka Jaya, Jakarta.
Siregar, Suryadi (1996) Pondok Pesantren Sebagai Model Pendidikan Tinggi. Bandung.: Kampus STMIK
Al-Fairuz abadi (2015), Al-Qamus Al-muhith, Surakarta. Al-qowam,
Az-Zarqani, Abdul (2013), Manahil Al-Irfan, j. I, Surabaya. Al-alam,
Al-asom, Aziz (1997), ullumul kalam, Yogyakarta. Pustaka ilmu,
Ilham, Saiful (2002), Al-Qur’an gemilang, Citra galery, Bandung.
Al-Qaisi (1998), Lentera Al-Qur’an, Jakarta. Puspa merdeka,
Zen, Muhaimin (1996), bimbingan praktis menghafal al-qur’an Jakarta: Pustakaal-husna baru.
Ramayulis (2006), bimbingan praktis menghafal al-qur’an, Jakarta: Kalam Mulia
Shalahuddin, Mahfudh (1996), Kiat-kiat seorang Hafidz, Sinar Wijaya, Surabaya.
Metode Menghafal Al-Qur’an (2009), Strategi Belajar Mengajar Teras, Yogyakarta.
Zubaid, Muhaimin (1996), bimbingan praktis menghafal al-qur’an, Jakarta. Pustaka al-husna baru.
Al-hafidz, Ahsan (2005), Al-Qur'an di hati, Jakarta. PT. Bumi Aksara,
Amanah (1991), Pengantar Ilmu Al-Qur’an & Tafsir , Semarang. As-Syifa,
Langgulung, Hasan (1988), Asas-asas pendidikan Islam, Jakarta. Pustaka Al-Husna,
Mufarrokah, Anissatul (2009), Strategi Belajar Mengajar dengan cepat, Yogyakarta. Teras,
Irwansyah, Muhammad (2009), Strategi menghafal cepat, Yogyakarta. Pustaka Amani,
Arifin Ilham, Muhammad (1996), Ilmu Pendidikan Al-Qur’an, Jakarta. Bumi Aksara,
Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan (1995), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka,
Bahri Djamarah, Saiful (2002), Ulummul Qur’an, Jakarta: PT. Rajawali Press,
Munawir (1984) Al-Munawi bil kaifiyahr, Bandung: Pustaka mandar maju,
Abstract
Views:
2205,
PDF downloads: 3071













