Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Taisirul Khallaq Karya Syaikh Khafidh Hasan Al-Mas’udi

Authors

  • Muhammad Bahroni Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasajana IAI Tribakti Kediri

DOI:

https://doi.org/10.33367/intelektual.v8i3.728

Keywords:

Nilai-nilai Pendidikan, Kitab Taisirul Khallaq

Abstract

Pendidikan akhlak menempati urutan yang sangat diutamakan dalam pendidikan, bahkan harus menjadi tujuan prioritas yang harus dicapai. Hal ini karena dalam dinamika kehidupan, akhlak merupakan mutiara hidup yang dapat membedakan manusia dengan makhluk Allah yang lain .Jika manusi atidak berakhlak maka akan hilanglah derajat komunikasinya sebagai makhluk Allah yang paling mulia. Karena  manusia akan terlepas dari kendalinilai-nilai yang seharusnya dijadikan pedoman dan pegangan dalam kehidupan ini. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini meliputi pertanyaan : 1) Bagaimana nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Kitab Taisirul Khallaq karya Syaikh Khafidh Hasan Al-Mas’udi, 2) Bagaimana relevansi pemikiran Syaikh  Khafidh Hasan Al-Mas’udi dengan pendidikan akhlak kontemporer. Jenis pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Sebagaimana arahan jenis penelitian kualitatif, maka data terkumpul dianalisis dengan bekal senjata intelektual berupa teori sebagaimana ditampilkan dalam Bab II untuk mendapatkan berbagai uraian interpretative sesuai kaidah penelitian ilmiah yang logis dan rasionalatas data yang dikumpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab taisirul khallaq karya Syaikh Khafidh Hasan Al-Mas’udi mengajarkan sikap dan berperilaku yang baik, seperti akhlak Nabi Muhammad SAW dan mampu menghargai pendapat orang lain. Pemikiran Syaikh Khafidh Hasan Al-Mas’udi dengan pendidikan akhlak kontemporer sangat menarik, karena diharapkan dapat menghasilkan generasi muslim yang berkepribadian baik dan mulia. Jadi konsep pengembangan ilmu pendidikan dan kehidupan sosial kemasyarakatan pendidikan akhlak kontemporer dapat dilihat dilembaga pendidikan. Karena tidak hanya mencantumkan aspek kognitifnya tetapi juga aspek spiritual dan afektifnya.

References

Adisusilo, Sutarjo, (2012) Pembelajaran Nilai- Krakter; Konstrktivisme dan VCT SebagaiInovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif, Rajawali Pers, Jakarta.
Al-Mas’udi Hafidz Hasan, (1418 H) Taisir Al-Khallaq, Terj. M. Fadlil Sa?id An-Nadwi,Bekal Berharga Untuk Menjadi Anak Mulia, Al-Hidayah, Surabaya.
Al-Mas’udi, Hafidz Hasan,(1438) Taisirul Khallaq, Terj. Msaid An-Nadwi, BekalBerharga Untuk Menjadi Anak Mulia, Bab Muqaddimah, Al-Hidayah, Surabaya.
Al-Qur'an, (2012) Yayasan Penyelenggara Penerjemah dan Penafsir Al-Qur'an, Al-Qur’an dan Tarjemahannya, Jakarta.: Kementerian Agama RI,
al-Syaibany, Omar al-Thaumy,(1979) Falsafah Pendidikan Islam, Terj. Bulan Bintang, Jakarta.
Al-Zuhaidi, Muhammad, Menciptakan Remaja Dambaan Allah(Panduan Bagi
Amirin, Tatang M, (1995) Menyusun Rencana Penelitian, Jakarta : Raja Grafindo Persada,.
Amirudin, (2008) Pengantar Metode Peneltian Hukum, Raja Grafindo, Jakarta.
Arifin, M, (2000)Filsafat Pendidikan Islam, Bumu Aksara, Jakarta.
Arikunto, Suharsimi, (1996) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, RinekaIlmu, Jakarta.
Aristoteles dalam Artikel ”Pergaulan Remaja Yang Lebih Mengarah PadaPergaulan Bebas”, 5 Januari 2011, diambil www.pergaulan.com/html/diunduh tanggal 10 Juli 2016.
Azwar, Syaifuddin, (2001) Metode Penelitian, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Basyar SMAchmad, (2013) “Pengaruh Globalisasi Terhadap Moral Remaja”, FakultasIlmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang.
Darajat, Zakiah, (1996) Dasar-Dasar Agama Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar,.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan,(2002) Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: RinekaCipta,
Dkk., Raharjo, (1990), Pemikiran Pendidikan Islam, Kajian Tokoh Klasik dan
E. Sumaryono, (1993) Hermeneutik Sebagai Sebuah Metode, Filsafat Kanisius,
Falah Ahmad, (2010) Aspek-aspek Pendidikan Islam, Yogyakarta: Idea Press,
Fuad, Jauhar, “Pendidikan Karakter Dalam Pesantren Tasawuf,” Jurnal Pemikiran Keislaman 23, no. 1 (February 28, 2013), http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/tribakti/article/view/13
Furchan Arief dan Agus Maimun, (2005) Studi Tokoh; Metode Penelitian MengenaiTokoh, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Gazalba, Sidi,(1999) Sistematika Filsafat: Pengantar Kepada Teori Nilai, Remaja Rosdakarya, Bandung.
Hadi, Sutrisno, (1990) Metodologi Research, Yogyakarta.
Hasan Al-Banna, Syekh, (1983) Aqidah Islam, Al-Ma’arif, Bandung.
Hidayat,Syaifudin, Sedarmayanti,(2002) Metodologi Penelitian, Mandar Maju,
Ibnu RusnAbidin, (1998) Pemikiran Al-Ghozali tentang Pendidikan ,Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kholiq Abdul, (1999) dkk, Pemikiran Pendidikan Agama Islam (Kajian Tokoh Klasikdan Kontemporer), Kudus.: Pustaka Pelajar
Kontemporer, Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, Pustaka Pelajar,
Langgulung Hasan,(2003) Asas-Asas Pendidikan Islam, Pustaka Al-Husna, Jakarta.
Masy?ari Anwar, (1990) Akhlak Al-Quran, Kalam Mulia, Jakarta.
Mubasyaroh, (2008) Materi dan Pembelajaran Aqidah Akhlak, STAIN Kudus.
Mujib, Abdul, Muhaimin,(1993) Pemikiran Pendidikan Islam, Trigenda,
Muthahari, Murtadha,(1996) Islam dan Tantangan Zaman, Pustaka Hidayah, Bandung.
NarbukoChalid, (2001) Metodologi Penelitian ,Bumi Aksara, Jakarta
Nata Abuddin,(2010) Akhlak Tasawuf, Semarang: Pustaka,
Nata Abudin,(1997) Akhlak Tasawuf, Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Nizar, Samsul,(2002) Filsafat Pendidikan Islam, Pendekatan Histiristis Teoritis dan
Noer Aly,Hery,(1996) Ilmu Pendidikan Islam, Logos, Jakarta.
Orang Muslim, Terj, Akmal Burhanuddin, Al-Islam Wa Al-Syabah,
Penyusun, Tim,(2012) Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003,Fukosindo Mandiri, Bandung.
Persoalan Umat, Mizan Media Utama, Bandung.
A. Qodri A. Azizy, (2003) Pendidikan (Agama) untuk Membangun Etika Sosial, Semarang. Aneka Ilmu,
RidhoAbu,(1996) Urgensi Tarbiyah dalam Islam, Jakarta: Inqilab Press,
Rosyadi, Khoiron,(2004) Pendidikan Profetik, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Saekan Muchith, Mukhamad,(2010) Metodologi Penelitian Kualitatif, Nora Media Enterprise, Kudus.
Shihab, M. Quraish,(1994) Membumikan Al-Qur’an; Peran dan Fungsi Wahyu DalamKehidupan Mastyarakat, Mizan, Bandung.
Solly Lubis,M.(1992) Umat Islam dalam Globalisasi, Gema Insani Press, Jakarta.
Sudarsono,(2005) Etika Islam tentang Kenakalan Remaja,Jakarta.
Sudaryanti, (2012) ” Pentingnya Pendidikan Karakterbagi Anak Usia Din”, JurnalPendidikan Anak, Volume 1, Edisi 1.
Sugiyono, (2005) Memahami Penelitian Kualitatif, Alfabeta, Bandung.
Suwito,(2004) Filsafat Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih, Belukar, Yogyakarta.
Syah, Muhibbin,(2010) Psikologi Pendidikan dan Pendekatan Baru, Remaja Rosdakarya,Bandung.
TantowiAhmad,(2009) Pendidikan Islam di Era Transformasi Global, Pustaka Rizki Putra, Semarang.
Thoha, M. Chabib,(1996) Kapita Selekta pendidikan Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Tilar H.A.R., (2002) Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia:
Tora, Sidik, dkk,(1998) Ibadah dan Akhlak dalam Islam¸ UII Press, Yogyakata.
Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2012) Bandung: Fokusindo Mandiri,
Usman Moh. Uzer,(2002) Menjadi Guru Propesional, Remaja Rosdakarya, Bandung.
Wilis, Sofyan S, (1994) Problem Remaja dan Pemecahannya, Angkasa, Bandung.
Ya’qub, Hamzah,(1993) Etika Islam, Diponegoro, Bandung.
Zuriah, Nurul,(2007) Pendidikan Moral dan Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan, Bumi Aksara, Jakarta.

Downloads

Abstract Views: 1582, PDF downloads: 1920

Published

2018-12-11

How to Cite

Bahroni, Muhammad. 2018. “Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Taisirul Khallaq Karya Syaikh Khafidh Hasan Al-Mas’udi”. Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman 8 (3): 345-56. https://doi.org/10.33367/intelektual.v8i3.728.