Jejak Moderasi Beragama Amerika Serikat dalam Muslim Vlogger di Channel YouTube VOA Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33367/78n8cx50Keywords:
Religious Moderation, Islam, VOA Indonesia, Muslim VloggerAbstract
Konflik terkait radikalisme, intoleran, dan ekstremisme masih menjadi tantangan serius bagi negara di seluruh dunia. Persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan mengingat dampaknya cukup signifikan bagi kehidupan sosial keagamaan. Mengawetnya istilah Islamofobia di Amerika yang tidak lepas dari konstruksi media dapat menjadi contoh konkret untuk menggambarkan dampaknya. Pada saat yang sama, kehadiran konten YouTube VOA Indonesia edisi “Muslim Vlogger” dapat dijadikan jembatan untuk diteliti berkaitan dengan diskursus moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi moderasi beragama dalam konten YouTube VOA Indonesia edisi "Muslim Vlogger". Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis isi model Klaus Krippendorff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konten berhasil merepresentasikan indikator, prinsip, dan nilai-nilai moderasi beragama. Hal ini ditunjukkan melalui eksistensi masjid Society of Baltimore yang akulturatif, kampanye perdamaian dan anti kekerasan dalam konsep mural “Dare to Understand” dan “Windos of Peace”, hingga praktik muamalah dalam bingkai kedermawanan sosial oleh pemilik restoran di Washington. Selain itu, praktik muamalah juga tercermin dalam akomodasi budaya kuliner, fesyen, dan literasi Islam di Philadelphia. Nilai toleransi dan nasionalisme juga telah terwakili oleh kultur moderasi pondok pesantren komunitas Indonesia di Amerika.
References
Abror, Mhd. (2020). Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi: Kajian Islam dan Keberagaman. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 137–148. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174
Adibah, I. Z., Primarni, A., Aziz, N., Aini, S. N., & Yahya, M. D. (2023). Revitalisasi Pendidikan Islam Pondok Pesantren Sebagai Rumah Moderasi Beragama di Indonesia. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(01). https://doi.org/10.30868/ei.v12i01.2954
Alamsyah, F. F. (2020). Representasi, Ideologi dan Rekonstruksi Media. Al-I’lam; Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(2).
Alan Surya & Reni Pebriyani. (2022). Representasi Muslim Modern Timur Tengah dalam Videoklip ‘Stereotype World: The Middle East Speak UP!’ Jurnal Komunikasi Islam, 12(2), 288–309. https://doi.org/10.15642/jki.2022.12.2.288-309
Alhidayatillah, N. (2017). Dakwah Dinamis di Era Modern (Pendekatan Manajemen Dakwah). Jurnal An-nida’: Jurnal Pemikiran Islam, 41(2), 265–276.
Al-Mubarok, F., & Buchori Muslim, A. B. M. (2020). Kesalehan Sosial melalui Pendidikan Filantropi Islam. JIEBAR : Journal of Islamic Education: Basic and Applied Research, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.33853/jiebar.v1i1.57
Anwar, M. Z., Zulhazmi, A. Z., Rohman, N., & Halim, A. (2023). Narrative of Religious Moderation in Local Media: How Does Solopos Promote Wasathiyah Journalism? Al-Balagh : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 8(1), 141–168. https://doi.org/10.22515/albalagh.v8i1.6883
Arafat, G. Y. (2019). Membongkar Isi Pesan dan Media dengan Content Analysis. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 32. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2370
Aziz, J. A. (2018). Pesantren: Genealogi, Dinamika, dan Nasionalisme. IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 1(01), 137–153. https://doi.org/10.37542/iq.v1i01.11
Azria, K., & Ramayani, E. (2022). Sejarah Peran Afghanistan dari Dulu hingga Kini. Jurnal PIR : Power in International Relations, 6(2), 122. https://doi.org/10.22303/pir.6.2.2022.122-137
CBS NEWS. (2015, Desember). Severed Pigs Head Thrown at Philadekphia Mosque. CBS Philadelphia. https://www-cbsnews-com.translate.goog/news/severed-pigs-head-thrown-at-philadelphia-mosque/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sc
Comission on British Muslims and Islamophobia. (1997). Islamophobia: A Challenge for Us All. Runnymede Trust.
Dedi, B., Murdiono, K., Theo, K., Taruki, T., & Franszedha, T. I. (2021). Menyiasati Islamofobia di Barat. Perspektif, 16(1), 15–27. https://doi.org/10.69621/jpf.v16i1.19
Edtitor Encyclopedia Britannica. (2020). Federal Style Architecture. Britannica. https://www.britannica.com/art/Federal-style
Fajar. (2021). Kakanwil: Moderasi Beragama Merupakan Amanat dari RPJMN Tahun 2020—2024. Kementerian Agama RI. https://dki.kemenag.go.id/berita/kakanwil-moderasi-beragama-merupakan-amanat-dari-rpjmn-tahun-2020-2024-W196k#:~:text=Jakarta%20(Humas)%20%2D%2D%2D%20Moderasi%20beragama,terdapat%20program%20prioritas%20moderasi%20beragama.
Fitri Ariana Putri, & Riyadi, A. (2021). Nilai Keikhlasan: Analisis Isi Program Reality Show Pantang Ngemis di GTV. Jurnal Komunikasi Islam, 11(01), 159–176. https://doi.org/10.15642/jki.2021.11.01.159-176
Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practice. the Open University.
Idris Siregar, Ucok Kurnia Meliala Hasibuan, & Hazriyah. (2024). Prinsip Prinsip Dasar Muamalah dalam Islam. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(4), 113–124. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i4.808
Indah Mar’atus Sholichah, Dyah Mustika Putri, & Akmal Fikri Setiaji. (2023). Representasi Budaya Banyuwangi dalam Banyuwangi Ethno Carnival: Pendekatan Teori Representasi Stuart Hall. Education : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(2), 32–42. https://doi.org/10.51903/education.v3i2.332
Institut Economics & Peace. (2024). Global Terrorisme Index 2024. https://www.economicsandpeace.org/
Islamy, A. (2022). Pendidikan Islam Multikultural dalam Empat Indikator Moderasi Beragama di Indonesia. Jurnal Analisa Pemikiran Insaan Cendikia, 5(1), 48–61. https://doi.org/10.54583/apic.vol5.no1.87
Jamaluddin. (2022). Implementasi Moderasi Beragama di Tengah Multikulturalitas Indonesia (Analisis Kebijakan Implementatif pada Kementerian Agama). As-Salam: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 7(1).
Jannah, Q. F. (2022). Implementasi Nilai Moderasi Beragama Menurut Alquran dalam Kegiatan Muamalah. Jurnal Pendidikan, Kebudayaan & Keislaman, 1(1), 39–46.
Lisanto, A. G., Zuhri, S., Claretta, D., & Suratnoaji, C. (2023). Peran Akun Instagram @dr.tirta sebagau Influencer dalam Mengedukasi Pencegahan Covid-19 di Media Sosial Instagram (Analisis Isi Konten Instagram @dr.tirta). Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 1–15.
Moefad, A., Naqqiyah, M., & Riyah, B. (2023). Komunikasi Islam dalam Harmoni Keberagaman di Jawa Timur. Jurnal Kopis: Kajian Penelitian Dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, 5(2), 107–117. https://doi.org/10.33367/kpi.v5i2.3439
Nafi’ah, J. (2022). Religious Moderation Representation in The Movie “My Name is Khan.” FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman, 13(1), 11–23. https://doi.org/10.62097/falasifa.v13i1.832
Pranata, H., & Sesmiani, Z. (2022). Implementasi Pendidikan Islam Berbasis Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Islam Al Mukmin. Jurnal Hikmah: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2). https://doi.org/1055403
Rachman, R. F. (2018). Perspektif Karen Amstrong tentang Islamofobia di Media Barat. Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 4(2), 282. https://doi.org/10.36835/dakwatuna.v4i2.306
Rafidah, M. (2021). Perspektif Islamphobia Pasca Tragedi 11 September 2001. Local History & Heritage, 1(1), 15–20. https://doi.org/10.57251/lhh.v1i1.20
Ramdhani, M. A., Sapdi, R. M., Zain, M., Rochman, A., Azis, I. A., Hayat, B., Bashri, Y., Munir, A., Anam, K., Iksan, M., Muryono, S., Muhtarom, A., & Marbawi, M. (2021). Moderasi Beragama Berlandaskan Nilai-nilai Islam. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Rezkisari, & Ramadhani. (2015). Ini Dia Asal Usul Nama Hamburger. Republika. https://ameera.republika.co.id/berita/nmdbpm/ini-dia-asal-usul-nama-hamburger
Saleh, M. (2020). Toleransi Umat Beragama di Indonesia (Perspektif Nurchalish Madjid). Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah, 6(1). https://doi.org/10.24252/aqidahta.v6i1.20169
Santika, E. (2023). Sederet Skor Indeks Terorisme Negara ASEAN, Indonesia Masuk Tiga Besar Paling Terdampak. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/03/25/sederet-skor-indeks-terorisme-negara-asean-indonesia-masuk-tiga-besar-paling-terdampak
Saputra, P. H., & Syah, B. R. A. (2020). Tolerance Education in Indonesia: A Literature Review. Dialog, 43(1).
Setyabudi, M. N. P. (2021). Toleransi dan Dinamika Keagamaan di Indonesia. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1).
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat; Eksploratif, Enterpretatif, Interaktif, dan Konstruktif. Alfabeta.
Sukabdi, Z. A., Sila, M. A., Purnama, C. Y., Nuqul, F. L., Wicaksana, S. A., Wibisono, A. A., & Arief, Y. (2023). Islamophobia among Muslims in Indonesia. Cogent Social Sciences, 9(1), 2209367. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2209367
Susanti, S. (2022). Moderasi Beragama dalam Msyarakat Multikultural. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 6(2), 168–182. https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1065
Syahira, R. (2018). Citra Islam di Mata Dunia dan Label Negatif Islam. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 1(2).
Tim Penyusun Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama (Indonesia, Ed.; Cetakan pertama). Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI.
Tim Wahid Foundation & Lembaga Survei Indonesia. (2018, January). Laporan Survei Nasional Tren Toleransi Sosial-Keagaman di Kalangan Perempuan Muslim Indonesia. Wahid Foundation. https://wahidfoundation.org/publikasi/hasil-penelitian?page=1#flipbook-10/19/
Tsabitah Rizqi Ekanoviarini & Aji Wibowo. (2022). Pelanggaran Hak Perempuan di Afghanistan Selama Kekuasaan Rezim Taliban Berdasarkan Konvensi Cedaw. Reformasi Hukum Trisakti, 4(4), 715–728. https://doi.org/10.25105/refor.v4i4.14097
Utomo, D. P., & Adiwijaya, R. (2022). Representasi Moderasi Beragama dalam Dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar pada Konten Podcast Noice “Berbeda Tapi Bersama.” PUSAKA: Jurnal Khazanah Keagamaan, 10(1), 212–223. https://doi.org/10.31969/pusaka.v10i1.675
Wijaya, S. H. B. (2016). Media dan Terorisme (Stereotype Pemberitaan Media Barat dalam Propaganda Anti-Terorisme oleh Pemerintah Amerika Serikat di Indonesia Tahun 2002). Jurnal The Messenger, 2(1), 27. https://doi.org/10.26623/themessenger.v2i1.280
Wijaya, S., & Nursyabani, M. (2022). Menangkal Islamofobia melalui Interpretasi Ayat-Ayat Moderasi Perspektif Mufassir Kontemporer. Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir, 3(1), 19–32. https://doi.org/10.59622/jiat.v3i1.58
Yohana, F. M. (2021). Mural sebagai Media Penyampai Pesan Sosial bagi Masyarakat dalam Perspektif Semiotika Charles Sanders Pierce. GANDIWA Jurnal Komunikasi, 1(2), 60–74. https://doi.org/10.30998/g.v1i2.886
Zuhri, S. (2025). Moderasi Beragama di Era Digital: Dinamika Penyebaran Pesan Keagamaan Pondok Pesantren Lirboyo di Media Sosial. Jurnal Kopis: Kajian Penelitian Dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, 7(2), 141–152. https://doi.org/10.33367/kpi.v7i2.6972
Zulhazmi, A. Z. (2022). Comics, Da’wa, and the Representation of Religious Moderation. DINIKA : Academic Journal of Islamic Studies, 7(2), 193–220. https://doi.org/10.22515/dinika.v7i2.6136
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fairizal Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract
Views:
124,
PDF downloads: 75













