POLITIK PENYETARAAN DAYAH DI ACEH

Authors

  • Al Muhajir Muslimin Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.33367/tribakti.v25i2.192

Keywords:

Politik, Penyetaraan, Dayah, Aceh

Abstract

Hubungan antara lembaga pendidikan dan politik bukan sekadar hubungan saling mempengaruhi, tetapi juga hubungan fungsional. Lembaga-lembaga dan proses pendidikan berperan penting dalam membentuk perilaku politik masyarakat di negara atau daerah. Dayah sebagai lembaga pendidikan tertua di Aceh, telah memainkan perannya dalam membangun negeri ini, mengalami pasang surut dalam legalitasnya. Pasca Tsunami dan MOU Helsinki, dayah “meminta hak” agar tidak lagi dianak tirikan dengan lembaga pendidikan lain yang ada di Aceh. Hasil usahanya, Dayah akhirnya mendapatkan legalitas dari Pemerintah Aceh sebagai lembaga Formal yang disejajarkan dengan pendidikan formal lainya, serta alumninya bisa diterima dibeberapa instansi pemerintah dan swasta, walaupun dengan beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Aceh yang dibentuk lewat Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh (BPPDA). Fenomena sekarang telah menunjukkan bahwa Dayah dan Pemerintah Aceh telah memiliki simbiosis mutualisme antara keduanya.

References

Almuhajir, Manajemen Dayah: Realita, Problematika, dan Cita-cita, Jurnal TRIBAKTI, Vol. 23, No. 2, 2012.

Amiruddin, Hasbi, Ulama Dayah: Pengawal Agama Masyarakat Aceh, Lhokseumawe: Nadiya, 2007.

-------------------------, Menatap Masa Depan Dayah di Aceh, Yogyakarta: Polydoor, 2009.

Dhuhri, Saifuddin, DAYAH DALAM TIGA PHASE PERKEMBANGAN (Menelaah Pendidikan Berbasis Perubahan Sosial yang telah Punah), Jurnal SARWAH, Vol, IX, No. 1, 2011.

Edward Steven and George H. Wood, Justice, Idiologi, And Education: An Introduction To The Social Fundation Of Education, New York: Random House, 1987.

Harian Umum PELITA, edisi rabu, 29/8/2008.

Harian Serambi Indonesia, edisi, selasa, 23/7/2013.

Haspy, Mohd. Basyah, Appresiasi terhadap Tradisi Dayah: Suatu Tinjauan terhadap Tata Krama dan Kehidupan Dayah, Banda Aceh: Panitia Seminar Appresiasi Pesantren di Aceh Persatuan Dayah Inshafuddin, 1987.

Hurgronje, C. Snouck, The Atjehnese, A.W.S. O'Sullivan (terj.), Vol.I, Leiden: J.Brill, 1906.

Latif, Hamdiah M., Tradisi dan Vitalitas Dayah (Kesempatan dan Tantangan), Jurnal Imliah DIDAKTIKA, Vol.8, No.2, 2007.

Mashuri, Dinamika Sistem Pendidikan Islam Di Dayah, Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, Vol. 13, No. 2, 2013.

Mulyadi Nurdin, Sejarah Baru Dayah, Majalah Santunan, Ed. 6, Juli 2010.

Nirzalin, Krisis Agensi Politik Teungku Dayah di Aceh, Ringkasan Desertasi, Yogyakarta: FISIPOL UGM, 2011.

Rohman, Arif, Politik Ideologi Pendidikan, Yogyakarta: LaksBang Mediatama, 2009.

Rusdi Sufi dan Agus Budi Wibowo, Pendidikan Di Aceh dari Masa ke Masa, Banda Aceh: Badan Perpustakaan Provinsi NAD, 2009.

Siegel, James, The Rope of God, Los Angeles: University of California Press, 1969.

Sufi, Rusdi, Tgk. Hasan Krueng Kalee dan Teuku Nyak Arief, Profil Ulama dan Umara Aceh, Banda Aceh: Badan Perpustakaan Provinsi NAD, 2006.

Sirozi, Muhammad, Politik Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010.

http://aceh.tribunnews.com/2013/07/23/mengawal-pendidikan-Dayah, diakses tanggal 12 Juni 2014.

http://bangun-aceh.blogspot.com/2012/09/tentara-dari-alumni-Dayah-mengapa-tidak.html, diakses tanggal 12 Juni 2014.

http://www.peristiwa.co/sejarah-pembentukan-badan-pembinaan-pendidikan-Dayah-aceh.html, diakses tanggal, 10 Juni 2014.

Downloads

Abstract Views: 128, PDF downloads: 90

Published

2014-09-20

How to Cite

Muslimin, A. M. (2014). POLITIK PENYETARAAN DAYAH DI ACEH. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 25(2), 362-381. https://doi.org/10.33367/tribakti.v25i2.192