PLURALISME AGAMA DAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA

Authors

  • Umi Hanik Institut Agama Islam Tribakti Kediri

DOI:

https://doi.org/10.33367/tribakti.v26i2.225

Keywords:

Pluralisme Agama, Kerukunan Hidup Beragama

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep pluralisme agama dan kaitannya dengan kehidupan masyarakat beragama yang rukun. Sebagaimana karakteristik masyarakat Indonesia yang sangat majemuk (plural society), yang jika tidak ada sistem masyarakat yang mengikat satu sama lain akan menjadi sumber konfil, baik vertical maupun horizontal.

Perlu ditegaskan bahwa pluralisme yang dimaksud disini harus diartikan dan difahami dalam kerangka Pluralisme menurut ukuran ke Indonesiaan, bukan menurut ukuran dan dalam konteks masyarakat kolonial. Sebagaimana dikatakan Nasikun, bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang bersifat Plural yang berbeda.

Pluralisme yang dimiliki oleh bangsa Indonesia tersebut secara positif telah mampu memperkaya khasanah kultural bangsa Indonesia yang menjadi kebanggaan nasional dalam kerangka “Nasionalisme Bangsa” Namun disilain , Pluralisme sebagaimana sering diungkapkan oleh para ahli menjadi potensi sosial yang meredam berbagai sumber konflik. Karena adanya potensi sosial ke arah disintegrasi, sangatlah wajar apabila pluralisme menjadi persoalan pelik dalam integrasi nasional di Indonesia.

References

Wahid, Abdurrahman. Muslim di Tengah Pergumulan, (Jakarta : Lappenas, 1981).
Shihab, Alwi. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama (Bandung : Mizan, 1999), cet. VII.
Abdullah, M. Amin, “Etika dan Dialog Antar Agama: Perspektif Islam”, dalam Jurnal Ulumul Qur’an. No. 4 Vol. IV. Th. 1993.
Andito (ed.), Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik, (Bandung : Pustaka Hidayah, 1998), hlm. 259.
Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : RajaGrafindo Persada, 1993).
Burhanuddin Daja dan Herman Leonard Beck (red.), Ilmu Perbandingan agama di Indonesia dan Belanda, (Jakarta : INIS, 1992).
Nasution, Chadijah. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset, 1978).
Barton, Greg. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid, Djohan Effeni, Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid, pent. Nanang Tahqiq (Jakarta : Paramadina, 1999), cet. I.
Guillaume, A., The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Ishaq’s Sirat Rasul Allah, (Karachi : Oxford University Press, 1970).
Hassan, Hasan Ibrahim Sejarah dan Kebudayaan Islam, terj. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kembang, 1989).
Huntington, Samuel P., “Benturan Antar Peradaban, Masa Depan Politik Dunia?” dalam Jurnal Ulumul Qur’an, No. 5, Vol.IV Tahun 1993.
al-Faruqi, Ismail Raji (ed.), Trialog Tiga Agama Besar: Yahudi, Kristen, Islam, alih bahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdullah, Cet. I (Surabaya : Pustaka Progressif, 1994).
Hidayat, Komaruddin dan Ahmad Gaus AF (ed.), Passing Over: Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 1998).
Michael H. Hart, Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, terj. Mahbub Djunaedi (Jakarta : Pustaka Jaya, 1990), cet. XII.
Watt, Montgomery W., Muhammad at Medina (London : Oxford University Press, 1956).
Haekal, Muhammad Husain Sejarah Hidup Muhammad, terj. Ali Audah (Jakarta : Tintamas, 1984).
Ali, A. Mukti, “Dialog between Muslims and Christians in Indonesia and its Problems” dalam Al-Jami’ah, No. 4 Th. XI Djuli 1970.
Ali, Mursyid (ed.), Studi Agama-Agama di Perguruan Tinggi, Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia, (Jakarta : Balitbang Depag RI, 1998/1999).
Tamara, M. Nasir dan Elza Pelda Taher (ed.), Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina, 1996).
Shiddiqi, Nourouzzaman, Jeram-jeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 1996).
Madjid, Nurcholish, “Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang”, dalam Jurnal Ulumul Qur’an, No.1 Vol.IV, Th. 1993.
Parliament of the World’s Religions, Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t.t.).
Sjalabi, A., Sedjarah dan Kebudajaan Islam (Djakarta : Djajamurni, 1970).
Stokhof, W.A.L. (red.), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan), ( Jakarta : INIS, 1990), jilid VII.
Sumarthana, Th. dkk. (ed.), Dialog: Kritik dan Identitas Agama.
Umar Hasyim, Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. Bina Ilmu, t.t.).

Downloads

Abstract Views: 921, PDF downloads: 616

Published

2016-05-28

How to Cite

Hanik, U. (2016). PLURALISME AGAMA DAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 26(2), 431-443. https://doi.org/10.33367/tribakti.v26i2.225

Similar Articles

1-10 of 147

You may also start an advanced similarity search for this article.