Peran Media Stimulasi Interaksi terhadap Perkembangan Kemampuan Bicara pada Anak dengan Speech Delay Usia Dini

Authors

  • Jayanti Universitas Borneo Tarakan
  • Galuh Novanda Dwi Putri Hariadi Universitas Borneo Tarakan
  • Salwa Ladita Universitas Borneo Tarakan
  • Annung Bilqis Sriseba Putri Sanusi Universitas Borneo Tarakan
  • Najwa Felisa Isnaya Universitas Borneo Tarakan

DOI:

https://doi.org/10.33367/jtpigc.v2i2.8401

Keywords:

Speech delay, perkembangan Bicara

Abstract

Speech delay in early childhood is a multidimensional

developmental problem influenced by biological, environmental,

and social factors. This study aims to identify the causes,

characteristics of children with speech delay, and the effectiveness

of interactive stimulation media in supporting speech

development. The method employed was a literature review using

content analysis of scientific articles published in the last ten

years relevant to the topic. The findings indicate that dominant

causes include genetic factors, prematurity, lack of verbal

stimulation, and excessive screen time. Children with speech

delay are characterized by limited vocabulary, unclear

articulation, dominance of non-verbal communication, and social

interaction difficulties. Interactive stimulation media such as

flash cards, big books, full day school programs, and video-based

psychoeducation proved effective in improving vocabulary,

narrative skills, and social interaction intensity. The study

concludes that the role of parents, teachers, and educational

policies is crucial in supporting interventions. The implications

recommend further research using quasi-experimental or

longitudinal designs to examine the effectiveness of stimulation

media in the Indonesian cultural context more comprehensively.

Keywords:

speech delay, early childhood, stimulation media, social interaction,

language development

 

Abstrak

Keterlambatan bicara (speech delay) pada anak usia dini

merupakan permasalahan perkembangan yang bersifat

multidimensional, dipengaruhi oleh faktor biologis,

lingkungan, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk

mengidentifikasi faktor penyebab, karakteristik anak

dengan speech delay, serta efektivitas media stimulasi

interaktif dalam mendukung perkembangan kemampuan

bicara. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan

dengan analisis isi (content analysis) terhadap artikel ilmiah

terbitan 10 tahun terakhir yang relevan dengan topik. Hasil

kajian menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab

speech delay meliputi genetik, prematuritas, kurangnya

stimulasi verbal, serta penggunaan gawai berlebihan.

Karakteristik anak ditandai dengan kosakata terbatas,

artikulasi tidak jelas, dominasi komunikasi non-verbal, dan

hambatan interaksi sosial. Media stimulasi interaktif

seperti flash card, big book, program full day school, dan

psikoedukasi berbasis video terbukti efektif meningkatkan

kosakata, kemampuan naratif, serta intensitas interaksi

sosial. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya

peran orang tua, guru, dan kebijakan pendidikan dalam

mendukung intervensi. Implikasi kajian ini

merekomendasikan penelitian lanjutan dengan desain

kuasi-eksperimen atau longitudinal untuk menguji

efektivitas media stimulasi dalam konteks budaya

Indonesia secara lebih mendalam.

Kata kunci:

speech delay, anak usia dini, media stimulasi, interaksi sosial,

perkembangan Bahasa

References

Aliyasari, M., & Martadi. (2021). PERANCANGAN FLASH CARD SEBAGAI MEDIA

PENGENALAN EMOSI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH. Jurnal Barik, 2(2), 82–95.

Dzakia, S. N., & Diana, R. R. (2024). Full Day School dalam Menangani Speech Delay Anak

Usia Dini Pasca Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5), 1005–1018.

https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i5.5947

Lestari, S. A., Yuliani, R., Hauri, Y., Rahayu, A., Nurhidayati, L., & Muazzomi, N. (2024).

Manangani Speech Delay pada Anak Usia Dini melalui Media Flash Card di TK Islam Al

Falah. Journal of Education Research, 5(4), 6686–6695.

https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.2026

Mariska, V. S. (2025). Peran Orang Tua, Faktor Risiko, dan Strategi Intervensi Keterlambatan

Bicara pada Anak Usia Dini: Studi Literatur. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP

Universitas Mandiri, 11, 271–281.

https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/6118

Miftahurrohmah, L. P. (2024). Intervensi Anak Speach Delay Untuk Mengembangkan Kemampuan

Bahasa Anak Usia Dini. 9(2), 259–267.

Ningsih, S. W., Buchori, M., & Kusumawati, H. (2024). GAMBARAN KARAKTERISTIK

ANAK DENGAN SPEECH DELAY DI RSUD ABDOEL WAHAB SJAHRANIE. Jurnal

Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(10), 1898–1907.

Pramitasari, A., Setyarum, A., & Dewanto, A. C. (2024). Development of Karcis-Delay “Daily

Activities” as a Speech Education Media for Children with Speech Delay. Lensa: Kajian

Kebahasaan, Kesusastraan, Dan Budaya, 14(1), 39.

https://doi.org/10.26714/lensa.14.1.2024.39-57

Putri, A. E., Febriani, N., Nora Nopriani, A., Rasyhad, M. A., & Rahim, B. (2024). Pencegahan

dan Penanganan Speech Delay pada Anak. Jurnal Pengabdian Psikologi, 3 No. 1(01), 18.

Riadoh, R., & Larasati, L. (2024). Penggunaan Media Flash Card dalam Pengembangan

Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan

Budaya, 2(4), 167–180. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i4.815

Wahyuni, S., Anggraeni, R., & Rohaemi, E. (2024). Mengenali dan Menangani Speech Delay

Pada Anak. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 3(2), 235–246.

https://doi.org/10.62515/eduhappiness.v3i2.568

Yudhitiar, N., Sundari, N., & Anesty Mashudi, E. (2024). Stimulasi Keterampilan Berbicara

Anak Berbasis Media Big Book Interaksional sebagai Solusi Gangguan Speech Delay.

Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 562–575.

https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.824

Downloads

Abstract Views: 12, PDF downloads: 73

Published

2025-12-29

How to Cite

Peran Media Stimulasi Interaksi terhadap Perkembangan Kemampuan Bicara pada Anak dengan Speech Delay Usia Dini. (2025). Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling, 2(2). https://doi.org/10.33367/jtpigc.v2i2.8401