Pembaruan Proses Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah
Keywords:
Pembelajaran Al-qur’an, Madrasah Qiro’atil Qur’an, Teori Pembelajaran KognitifAbstract
Pembaruan dalam proses pembelajaran adalah penentu dari majunya Pendidikan, maka dibutuhkanlah kurikulum yang baik untuk membawa pada Pendidikan maju dan berkualitas, dari sinilah peneliti sangat penasaran dan perlu untuk meniliti sebuah kurikulum proses pembelajaran al-qur’an yang ada di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah yang pada saat ini telah mengalami kemajuan. Dari uraian diatas maka peneliti dapat memfokuskan masalah penelitian sebagai berikut; 1). Bagaimanakah proses pembaruan pembelajaran Al-qur’an di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah ? 2). Bagaimanakah pembaruan pembelajaran Al-qur’an di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah prespektif teori kognitif ?. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan model penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Ide penting dari penelitian lapangan adalah peneliti datang langsung ke lapangan dengan melakukan pengamatan suatu fenomena tentang suatu keadaan yang alamiah. Proses Pembelajaran al-Qur’an di Yayasan Al- Mahrusiyah dilihat dari historisnya maka dapat ditarik benang merah; Pertama, Fase Awal atau disebut dengan Fase Sorogan (2011-2016) Kurikulum sesuai dengan teori yang telah dikemukakan oleh Abudin Nata bahwa metode sorogan ialah suatu metode dimana santri menghadap Asatidz atau kyai seorang demi seorang dengan membawa kitab yang akan dipelajarinya. Kedua, Fase Pembaruan atau disebut dengan Fase MQQ (2017-2024) Kurikulum mengikuti metode jet tempur sesuai dengan teori pola Pendidikan “Child Centered”, yaitu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap santri atau santri untuk berkembang secara optimal. Sedangkan untuk Perspektif teori kognitif, teori pembelajaran al-Qur’an pada 2 Fase tersebut peniliti fokuskan pada Teori Pembelajaran Kognitif Jean Piaget yang menurutnya, bahwa belajar akan lebih berhasil dengan menggunakan tiga tahapan proses belajar yaitu: 1) Asimilasi; Proses pengintegrasian informasi baru ke struktur kognitif yang sudah ada. 2) Akomodasi; Proses penyesuaian antara struktur kognitif ke dalam situasi yang baru. Penerapan proses perkalian dalam situasi yang lebih spesifik; 3) Equilibrasi. Proses penyesuaian yang berkesinambungan antara asimilasi dan akomodasi. Kemudian disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif yang dilalui oleh santri yang terbagi kedalam empat tahap, yaitu; 1) Tahap sensorimotor (anak usia lahir-2 tahun). 2) Tahap preoperational (anak usia 2-8 tahun). 3) Tahap operational konkret (anak usia 7/8-12/14 tahun). 4) Tahap operational formal (anak usia 14 tahun lebih). Semua ada pada Era MQQ, Namun belum maksimal yang disebabkan; Asatidz kurang aktif, Kuantitas santri yang berlebihan, kurang aktifnya santri diakhir tingatan formal dan waktu dipagi hari.
References
Abdul Halik. “Metode Pembelajaraan Perspektif Pendidikan Agama Islam.” Jurnal al-‘Ibrah Vol.1, no. 1 (Maret 2012).
Abdul Nafi’ Allabib. Wawancara Kepala Madrasah Qiro’atil Qur’an, 3 Maret 2024. Pon-Pes HM Al-Mahrusiyah Lirboyo,.
Ahmad Izzul Maula. Wawancara Asatidz Madrasah Qiro’atil Qur’an, 6 Maret 2024. Pon-Pes HM Al-Mahrusiyah Lirboyo.
Jalaludin Suyuthi. Al-Itqan Fi Ulumil Qur’an. Juz 2, t.t.
Lexy J. Moeleong. Managemen Syari’ah. Jakarta, 2016.
———. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.
M. Hadzik Nawafful Ariq. Wawancara Asatidz Madrasah Qiro’atil Qur’an, 13 Mei 2024. Pon-Pes HM Al-Mahrusiyah Lirboyo.
M. Ulin Nuha. Wawancara PKM Madrasah Qiro’atil Qur’an, 4 Maret 2024. Pon-Pes HM Al-Mahrusiyah Lirboyo.
Maftuh Basthul Birri. Al-Qur’an Hidangan Segar Bergizi Tinggi, Pemberkah, Penyegar dan Pembangkit Ummat. Kediri: Madrasah Murottilil Qur’an, 2017.
———. Standar Tajwid Bacaan Al-Qur’an. Kediri: Madrasah Murottilil Qur’an, 2017.
M.Aminuddin. Wawancara Pengurus Departemen Pendidikan Era Sorogan Al-Qur’an, 1 Maret 2024. Pon-Pes HM Al-Mahrusiyah Lirboyo,.
Nasrul Husaini. Wawancara Asatidz Madrasah Qiro’atil Qur’an, 13 Mei 2024. Pon-Pes HM Al-Mahrusiyah Lirboyo.
Nurhadi. “Teori Pembelajaran Al-Qur’an.” Jurnal Edukasi & Sains Vol.2, no. 1 (Juni 2020).
Rusdiana Fatmawati. “Pembelajaran Qira`ah Dasar: Studi Kasus Pada Metode Sorogan di Pondok Pesantren.” Chalim Journal of Teaching and Learninge 1, no. 1 (2021).
Abstract
Views:
138,
PDF downloads: 40




