Analysis of Mathematics Learning Difficulties Among 8th-Grade Students at SMP Unimuda Pulau Arar
DOI:
https://doi.org/10.33367/jtme.v3i1.6527Keywords:
Learning Difficulties, Mathematics, StudentsAbstract
This study aims to determine and describe the learning difficulties experienced by class VIII students of SMP Unimuda Pulau Arar in learning mathematics. This study uses a descriptive qualitative method. The subjects in this study were 3 class VIII students of SMP Unimuda Pulau Arar. Data collection techniques in this study were observation, tests, questionnaires, and interviews. Data analysis in this study used the Miles and Huberman data analysis technique. To obtain data validity, researchers conducted a credibility test with the triangulation technique. The results of the analysis in this study indicate that there are three categories of students who experience difficulties in learning mathematics, namely students with high, medium and low learning difficulties. Students with high learning difficulties have the characteristics of experiencing obstacles in understanding concepts, following instructions, and submitting assignments on time. They are easily distracted, even though they show good self-confidence when working on problems. Students with moderate learning difficulties have the characteristics of needing additional time to understand abstract concepts. In contrast, students with low learning difficulties generally meet the learning difficulty indicators with more consistent results
References
Abdurrahman, M. (2009).Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Ahmad Susanto (2013), Teori Belajar dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Ahmad Zainuri. (2018). Konsep Dasar Kurikulum Pendidikan, Palembang: Noer Fikri.
Arifin, M. Fahmi. (2011). Kesulitan Belajar Siswa Dan Penanganannya pada Pembelajaran Matematika SD/MI. Jurnal Inovasi Pendidikan. Vol, 1. No, 5.
Astuti, T. (2022). Peserta didik dengan kesulitan rendah menunjukkan kemampuan yang baik dalam menerapkan konsep matematika dalam situasi nyata. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 10(2), 105-112.
Boaler, J. (2022). Mathematical Mindsets: Unleashing Students’ Potential through Creative Mathematics, Inspiring Messages and Innovative Teaching. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=NJFfEAAAQBAJ
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.
Fathurrahman, A., &Dewi, S. (2020). Kemampuan peserta didik dengan kesulitan belajar dalam memahami instruksi dan menyelesaikan soal pada model pembelajaran discovery learning. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(3), 45-56.
Fatimah dan Ratna Dewi Kartika Sari. (2018). Strategi Belajar dan Pembelajaran dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar Matematika.
Lerner, J. W., & Johns, B. H. (2015). Learning disabilities and related disabilities: Strategies for success (p. 544). United States of America: Cengage learning.
OECD. (2020). PISA 2018 Results (Volume III): What School Life Means for Students’ Lives. Paris: OECD Publishing.
Pratiwi, L., &Hasan, A. (2022). Peserta didik yang mengalami kesulitan belajar sering teralihkan perhatiannya oleh lingkungan sekitar atau merasa bosan dengan metode pengajaran yang monoton. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 12(4), 211-220.
Purba, R., et al. (2018). Lembar Kerja Peserta Didik dalam Model Discovery Learning dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berkomunikasi Matematis. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 45-60.
Putri, R., &Anggraeni, T. (2023). Ketekunan siswa dalam menyelesaikan soal matematika melalui langkah-langkah model discovery learning. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 5(1), 231-245.
Rahman, M., &Nugraha, D. (2023). Ketenangan dan Kepercayaan Diri dalam Proses Pembelajaran Matematika.
Razak, H., &Santosa, B. (2022). The Role of Discovery Learning in Enhancing Student Engagement. Journal of Innovative Education, 15(3), 112–125.
Sari, A., &Andriani, T. (2023). Analisis Kemampuan Konsentrasi Siswa dengan Kesulitan Belajar Rendah dalam Discovery Learning. Jurnal Pendidikan Kreatif, 7(4), September.
Sari, E., & Fatimah, R. (2021). Kurangnya pemahaman konsep diakibatkan oleh pembelajaran yang tidak terstruktur dan kurangnya penekanan pada dasar-dasar konsep matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 125-138.
Sari, E., dkk. (2023). Siswa yang termotivasi lebih mampu mengidentifikasi dan menerapkan konsep-konsep matematika dengan baik, serta menunjukkan ketahanan dalam proses pembelajaran." Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 14(1), 87-98.
Setyonos, Ariesandi. 2010. Mathemagics Cara JeniusBelajarMatematika. Jakarta: PT Gramedia PustakaUtama.
Sudjana H. D. 2019. Metode&TeknikPembelajaranPertisipatif. Bandung: Falah Production.
Sugiyono.(2017). MetodePenelitianKuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syah, M. (2017). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Rosdakarya.
Winkel, W.S. 2002.Bimbingandan Konseling di InstitusiPendidikan. Jakarta: Gramedia.
Wulandari, A., &Mustadi, A. (2019). Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 123-134.
Wulandari, I., &Arifin, H. (2020).Kepercayaan Diri dan Pengaruhnya pada Hasil Belajar Peserta Didik.
Wulandari, T. (2022).Penerapan Discovery Learning untuk Mengembangkan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa.Perspektif Ilmu Pendidikan, 32(1), 67–75
Abstract
Views:
117,
PDF downloads: 58


















