Pengaruh Pertumbuhan Penduduk, Upah Minimum, dan Angkatan Kerja Terhadap Kepadatan Penduduk di Perkotaan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019-2023

Authors

  • Adelina Nurianingtyas Arwanto Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Muhammad Ghafur Wibowo Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.33367/at-tamwil.v7i1.6161

Keywords:

Pertumbuhan Penduduk, Upah Minimum, Angkatan Kerja, Kepadatan Penduduk

Abstract

ABSTRACT
Purpose - Urbanisasi dilihat dari sudut pandang perpindahan penduduk pada pedesaan ke perkotaan, karena terdapat perbedaan standar hidup yang signifikan antara kota dan desa. Pertumbuhan penduduk yang pesat mendorong urbanisasi dengan meningkatkan tekanan terhadap prasarana layanan kehidupan dan kebutuhan dasar. Upah minimum adalah standar yang digunakan pengusaha untuk mengevaluasi pekerjaan atau pekerjanya dengan menetapkan standar upah minimum regional atau industry. Angkatan kerja mengacu pada penduduk usia kerja yang bekerja, sedang bekerja tapi menganggur sementara, atau benar-benar menganggur. Angkatan kerja mencakup orang dewasa yang bekerja dan menganggur.
Methods – Metode penelitian sadalah metode kuantitatif yang menggunakan teknik analisis deskriptif dalam menjelaskan fenomena berdasar data dan informasi pertumbuhan penduduk dan variabel lain dalam perkotaan. Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder berupa data panel dengan objek Provinsi Jawa Tengah. Sampel yang digunakan dengan teknik sampling, data dari periode (2019-2023). Teknik pengumpulan menggunakan penelusuran yang dikeluarkan pemerintah dan sumber resmi pada BPS (Badan Pusat Statistik). Penelitian ini termasuk data panel dalam pengujian beberapa data diantaranya uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji t, hingga uji R2
Findings - Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap kepadatan penduduk menunjukan bahwa berpengaruh positif signifikan terhadap kepadatan penduduk. Beda dengan variabel upah minimum yang menunjukan bahwa berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepadatan penduduk. Jika variabel Angkatan kerja, menjelaskan bahwa tidak berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk.
Research Implications/Limitations – Studi hanya mencakup periode 2019-2023 dan hanya beberapa wilayah perkotaan di Provinsi Jawa Tengah, sehingga hasilnya mungkin tidak berlaku untuk provinsi lain atau tingkat nasional yang memiliki kondisi sosial-ekonomi berbeda yang belum cukup untuk mengidentifikasi tren jangka Panjang atau perubahan struktural dalam pola kepadatan. Ada beberapa faktor lain seperti kebijakan pemerintah terkait migrasi, tingkat Pendidikan atau akses terhadap fasilitas publik tidak dimasukan dalam model penelitian, sehingga temuan analisis tidak sepenuhnya mencerminkan faktor-faktor yang memengaruhi kepadatan penduduk. Jika data diperoleh dari sumber sekunder, kemungkinan terdapat bias dalam kulaitas atau kelengkapan data.
Originality/Value – Analisis ini bertujuan guna menyadari sejauh mana kontribusi masing-masing variabel terhadap kepadatan penduduk dengan menambahkan faktor-faktor seperti kebijakan pemerintah, ketersediaan infrastruktur, dan kualitas hidup yang dapat mengubah tkeiga variabel tersebut
Keywords: Pertumbuhan Penduduk, Upah Minimum, Angkatan Kerja, Kepadatan Penduduk

References

Amaya, S. N., Mubarak, A., & Raharja, R. M. (2024). Dampak Urbanisasi Dalam Kehidupan Masyarakat Kota. 4.

Anisyaturrobiah, A. (2021). Dampak Urbanisasi Terhadap Penyediaan Pemukiman dan Perumahan di wilayah Perkotaan. JEBAKU (Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Akuntansi), 1, 8–12.

Arsandi, A. S., & Dimas, W. R. (2018). DAMPAK PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP INFRASTRUKTUR DI KOTA SEMARANG (Vol. 12, Issue 1).

Choirul, A. (2024). PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, KEPADATAN PENDUDUK DAN INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2017-2022. UIN Purwokerto.

Clement, I., & Papp, J. (2020). Costs and benefits of rural-urban migration: Evidence from India. Journal of Development Economics, 146. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2020.102473

Denyawan, M. T., & Mustika, M. D. S. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Urbanisasi di Kota Denpasar Tahun 2006-2022. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 614–623.

Fajar, M. A., Mursid, M. C., & Marlina. (2022). Dampak Urbanisasi Terhadap Gerak Mobilitas Sosial Khususnya bagi Kesejahteraan Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Kajen Kab. Pekalongan. Jurnal Sahmiyya, 1(1), 1–7.

Filiasari, A., & Setiawan, A. H. (2021). Pengaruh Angkatan Kerja, Upah, PDRB, dan Pendidikan Terhadap Tingkat Pengangguran di Provinsi Banten Tahun 2002-2019. Diponegoro Journal of Economics, 10(2), 1–10. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/dje

Handrian, O. S., & Indrajaya, I. G. B. (2022). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Tenaga Kerja, Tingkat Pertumbuhan Penduduk, dan Kepadatan Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 11(3), 887. https://doi.org/10.24843/eep.2022.v11.i03.p04

Himo, J. T., Rotinsulu, D. C., & Tolosang, K. D. (2022). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Angkatan Kerja terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di 4 Kabupaten di Provinsi Maluku Utara Tahun 2010-2019. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(4), 124–135. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/view/42238/37378

Julia, V. (2024). Analisis Pengaruh Tingkat Laju Urbanisasi Terhadap Kepadatan Penduduk di Kota Mataram (Vol. 4, Issue 02).

Milda Nur Risma Abdah, Fatimah Aqilah Ichtiari, & Anisara Aulia. (2023). Proyeksi Penduduk Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 Melalui Penerapan Teori Malthus. Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Matematika, 2(1), 15–29. https://doi.org/10.61132/arjuna.v2i1.375

Mu’arya, F., Abstrak, S., Komputer, J. I., & Dan Manajemen, E. (2023). Teori dan Kebijakan Urbanisasi dan Migrasi Desa Kota. Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi Dan, 3(2), 5928–5935.

Mutmainnah, A. N., Kolopaking, L. M., & Wahyuni Ekawati Sri. (2014). Urbanisasi di Kota Balikpapan: Formasi Sosial Keluarga Pendatang Miskin. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (JSP), 18(1), 51–65.

Najmi, A. S., & Fitriyani, T. (2023). Permasalahan Urbanisasi Dalam Pembangunan Ekonomi Di Indonesia. Working Papers, 2008204086. http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/13001%0Ahttps://repository.syekhnurjati.ac.id/13001/1/10_Pembangunan dan Urbanisasi - Copy.pdf

Novrizaldi. (2021). Tiap Tahun Pemerintah Harus Sediakan 3,6 Juta Lapangan Kerja. https://www.kemenkopmk.go.id

Nurjahra, A., & Nurhayati, S. F. (2023). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Produk Domestik Regional Bruto Perkapita, Upah Minimum Kabupaten/Kota Dan Angka Kelahiran Terhadap Kepadatan Penduduk Di Provinsi Sumatera UtaraTahun 2016-2021. Prosiding SEMINAR NASIONAL & …, 444–455. https://journal.untidar.ac.id/index.php/semnasfe/article/view/1302%0Ahttps://journal.untidar.ac.id/index.php/semnasfe/article/download/1302/445

Paramita, R. (2021). Menilik Upah Minimum dan Ketimpangan Pendapatan di Indonesia. Jurnal Budget : Isu Dan Masalah Keuangan Negara, 6(2), 184–200. https://doi.org/10.22212/jbudget.v6i2.115

Pratama Atiyatna, D., Hamidi, I., Pratiwi, T. S., & Hamira, H. (2023). Does Economic Growth, Wage Rate, and Industrial Development Matter for Labor Absorption? Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(1), 61–68. https://doi.org/10.29259/jep.v21i1.19172

Rabbani, A. S., & Hasmarini, M. I. (2024). Analisis Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum dan Jumlah UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat Tahun 2017-2021. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(5), 4537–4543. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i5.4346

Rijal, S., & Tahir, T. (2022). Analisis Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi di Wilayah Perkotaan (Studi Kasus Wilayah Kota Makassar). Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies, 3(1), 262–276. https://ojs.unm.ac.id/JE3S

Rt, H. (2023). Urbanisasi Desa-Kabupaten Belum Jadi Perhatian.

Sosiologi, P., Ilmu Sosial dan Humaniora, F., & Sunan Kalijaga, U. (2020). URBAN CRISIS: Produk Kegagalan Urbanisasi di Indonesia Agus Saputro (Vol. 15, Issue 1).

Tjiptoherijanto, P. (2016). Urbanisasi Dan Pengembangan Kota Di Indonesia. Populasi, 10(2), 57–72. https://doi.org/10.22146/jp.12484

Yuda Pratama, M., Rahmi, D., & Amaliah, I. (2022). Pengaruh Investasi, Upah Minimum Provinsi (UMP), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Pulau Jawa Tahun 2010-2020. Bandung Conference Series: Economics Studies, 2(1), 108–116. https://doi.org/10.29313/bcses.v2i1.1406

Downloads

Abstract Views: 344, PDF downloads: 222

Published

2025-03-14

How to Cite

Pengaruh Pertumbuhan Penduduk, Upah Minimum, dan Angkatan Kerja Terhadap Kepadatan Penduduk di Perkotaan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019-2023. (2025). Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah, 7(1), 1-14. https://doi.org/10.33367/at-tamwil.v7i1.6161