Penyelesaian Sengketa Mudharabah Perspektif Keadilan John Rawls
DOI:
https://doi.org/10.33367/at-tamwil.v7i1.6881Keywords:
Teori Keadilan, Sengketa Mudharabah, John RawlsAbstract
Purpose – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Putusan Nomor 42/Pdt.G/2020/PA.Yk yang berkaitan dengan sengketa mudharabah akibat konversi akad murabahah menjadi mudharabah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teori keadilan John Rawls sebagai kerangka analisis, dengan menitikberatkan pada prinsip perbedaan setara, prinsip perbedaan, serta aspek keadilan prosedural dan substantif dalam putusan tersebut.
Methods/Approach – Metodologi yang digunakan adalah pendekatan normatif-empiris dengan analisis kasus hukum. Data yang digunakan meliputi putusan pengadilan, fatwa DSN-MUI, dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) sebagai kerangka hukum.
Findings – Bahwa putusan telah memenuhi keadilan prosedural, di mana kedua pihak diberi hak yang sama untuk menyampaikan argumen, dan keputusan diambil berdasarkan hukum yang berlaku. Dalam aspek keadilan substantif, putusan lebih berpihak kepada pemodal (shahibul maal) yang dirugikan akibat wanprestasi pengelola (mudharib), sesuai dengan prinsip perbedaan Rawls. Namun, penerapan keadilan distributif masih kurang optimal karena minimnya solusi pemberdayaan terhadap pengelola, yang berpotensi mengurangi keberlanjutan hubungan kedua belah pihak.
Research Implications/Limitations – Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum ekonomi syariah dengan menyoroti pentingnya keseimbangan antara perlindungan pemodal dan pemberdayaan pengelola dalam sengketa mudharabah. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan kasus yang terbatas pada Putusan Nomor 42/Pdt.G/2020/PA.Yk, sehingga generalisasi hasilnya perlu dikaji lebih lanjut dengan studi kasus lain.
Originality/Value – Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang penyelesaian sengketa mudharabah, khususnya dalam aspek keadilan dan solusi restoratif, yang bermanfaat bagi perkembangan hukum ekonomi syariah.
Keywords: Teori Keadilan, Sengketa Mudharabah, John Rawls
References
Abdul Ghofur, A. (2009). Hukum Perbankan Syariah (UU. No. 21 Tahun 2008). Refika Aditama.
Agama, P., & Kelas, P. (2024). Pertimbagan Hakim Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi. 1(4), 355–362.
Aris Prio Agus Santoso, Aryono, Y. D. B. (2021). Alternatif Penyelesaian Sengketa. Pustaka Baru Press.
Fadila, R., Mansyur, S., & Mustamin, S. W. (2022). Analisis Yuridis Penyelesaian Kasus Ekonomi Syariah Tentang Perbankan Syariah Di Pengadilan Agama Kelas 1a Kota Makassar. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 13(2), 240–249.
Faiz, P. M. (2009). Teori Keadilan John Rawls. Jurnal Konstitusi, 6(1).
Fatkhurohman, A. (2019). Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi Dalam Sengketa Akad Mudharabah Pada Pengadilan Agama. Al-Mawarid: JSYH, Vol 1 No 1. https://journal.uii.ac.id/JSYH/article/view/1103
Fatwa DSN Majelis Ulama Indonesia Nomor 07/DSN-MUI/IV/2000.
Fatwa DSN Nomor 07/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Mudarabah (Qiradh).
I Alfurqan. (2022). Implementasi Akad Pembiayaan Mudharabah Di Perbankan Syariah (Studi Di Pt. Bank Ntb Syariah Mataram). Jurnal Education and Development, 10 No 1, 628–636.
M, M. (2019). Strategi Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Transaksi Murabahah Pada PT. Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang Palu Dalam Perpspektif Ekonomi Syariah. Jurnal Ilmu Perbankan Dan Keuangan Syariah, 1 no 1. http://jurnaljipsya.org/index.php/jipsya/article/view/6.
Norcholis. (2021). Prinsip-Prinsip Syariah Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di Pengadilan Agama. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 4(1), 22–29. https://doi.org/10.25299/syarikat.2021.vol4(1).8471
Pasal 20 Ayat (4) Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.
Pasal 55 Undang-Undang No. 21 Tahun 2008.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 02 Tahun 2008 Tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (Pasal 20 Ayat (1).
Putusan Nomor 42/Pdt.G/2020/PA.Yk.
Rawls, J. (2006). Teori keadilan: Dasar-dasar filsafat politik untuk mewujudkan kesejahteraan dalam negara, ter. Uzair Fauzan dan Heru Prasetyo. Pustaka Pelajar.
S Astutik. (2023). Akad Mudharabah Dalam Perbankan Syariah. Lex Journal: Kajian Hukum & Keadilan.
Sari, D. (2020). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah Di Indonesia. Al-Munqidz: Jurnal Kajian Keislaman. http://ejournal.iaiig.ac.id/index.php/amk/article/view/236%0D
Suhendi, H. (2010). Fiqh Muamalah. PT. Raja Grafindo Persada.
Taher, H. (2015). Penyelesaian Sengketa antara Bank Syariah dan Nasabah pada Pembiayaan Berdasarkan Akad Mudharabah di PT. Bank Syariah Mandiri. Lex Privatum, 3(2), 74–89. http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/8997
Undang-Undang No. 50 Tahun 2009.
Zahro, A. (2022). Analisis Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Secara Non Litigasi’,. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, Vol 4 No 2. https://doi.org/10.47476/reslaj.v4i2.716 336.
Abstract
Views:
264,
PDF downloads: 176

















