Aktivisme Perempuan dalam Gerakan Sosial: Studi Kasus dengan Pendekatan Miles dan Huberman
DOI:
https://doi.org/10.33367/sosaintek.v1i4.7322Keywords:
Aktivisme Perempuan, Gerakan Sosial, Kesetaraan GenderAbstract
Aktivisme perempuan dalam gerakan sosial memainkan peran signifikan dalam memajukan keadilan sosial dan kesetaraan gender. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam gerakan sosial dengan menggunakan pendekatan kualitatif model Miles dan Huberman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap kasus gerakan perempuan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya menjadi aktor pasif tetapi juga penggerak utama dalam membangun solidaritas, mengadvokasi kebijakan, dan menciptakan perubahan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap literatur mengenai dinamika gerakan sosial dan memperkaya perspektif gender dalam analisis aktivisme. Artikel ini relevan bagi akademisi, aktivis, dan pembuat kebijakan untuk memahami peran strategis perempuan dalam transformasi sosial.
References
Ahamad Yusuf dan Putri Handayani. “Keterlibatan Perempuan dalam Kampanye Media Sosial: Studi Gerakan #SahkanRUUPKS.” Jurnal Komunikasi dan Media 18, no. 2 (2022): 211–29.
Ahmad Santoso. “Konstruksi Sosial Gender dalam Perspektif Feminisme.” Jurnal Pemikiran Sosiologi 3, no. 1 (2016): 45–60.
Amalia. “Media Sosial sebagai Alat Gerakan Sosial Perempuan.” Jurnal Komunikasi dan Media 15, no. 4 (2017): 345–60.
Amartya. “Transformative Social Movements and Gender Inclusion: A Case Study of Indonesia.” Asian Journal of Social Sciences 45, no. 4 (2022): 89–107.
Bogdan dan Biklen. “Qualitative research for education: An introduction to theory and methods” 2, no. 2 (1992).
Bowen. “Document analysis as a qualitative research method.” Qualitative Research Journal 9, no. 2 (2009): 27–40.
Foley dan Edwards. “Going public: Civic engagement in the era of social capital.” American Sociological Review 64, no. 5 (t.t.): 710–31.
Kabeer N. “Women’s Empowerment and Inclusive Growth: A Case for Collective Action.” Feminist Economics 25, no. 3 (2019): 435–64.
Kvale. “Interviews: An introduction to qualitative research interviewing.” Sage Publications, 1996.
Pratiwi R. “Strategi Perempuan dalam Gerakan Buruh dan Dampaknya terhadap Kebijakan Perusahaan.” Jurnal Studi Gender dan Pembangunan 9, no. 1 (t.t.): 45–60.
Rahayu S. dan Fatimah D. “Peran Perempuan dalam Gerakan Lingkungan Berbasis Komunitas di Indonesia.” Jurnal Sosial Politik 25, no. 3 (2018): 122–38.
Wijaya dan Nur Hadi. “Kesetaraan Gender dalam Kebijakan Publik di Indonesia.” Jurnal Gender dan Pembangunan 12, no. 1 (2020): 34–56.
Abstract
Views:
364,
PDF downloads: 291

