METODOLOGI TAFSIR AL-QUR’AN: Sebuah Sorotan Historis
DOI:
https://doi.org/10.33367/tribakti.v24i2.177Abstract
Memahami al-Qur'an tidak bisa dengan waktu yang singkat dan cepat, butuh waktu dan penjelasan-penjelasan lain yang memungkinkan untuk dapat mendapatkan pemahaman yang jelas dan detail. Tafsir dengan segala metodenya dan terlepas dari semua perbedaan pendapat didalamnya, merupakan perangkat yang dibutuhkan dan tepat dalam memahami al-Qur'an. Kata tafsir sendiri mempunyai makna yang berarti menjelaskan, menyingkap dan menampakkan atau menerangkan makna yang abstrak. Itu berarti ilmu tafsir adalah ilmu yang menjelaskan segala sesuatu yang tersirat dan tersurat dalam al-Qur'an karena masih bersifat abstrak. Jadi urgensi metodologi penafsiran adalah untuk membentuk pemikiran pemahaman yang sistematis dan jelas serta mengerti luas tentang al-Qur'an yang merupakan kitab pedoman hidup bagi kaum Muslimin.Published
2015-09-23
Issue
Section
Article
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Makhfud, M. (2015). METODOLOGI TAFSIR AL-QUR’AN: Sebuah Sorotan Historis. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 24(2). https://doi.org/10.33367/tribakti.v24i2.177

















