Pendidik yang Berjiwa Mendidik
Upaya Mewujudkan Pendidikan Humanis Perspektif Tradisi Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.33367/tribakti.v28i1.473Keywords:
Pendidikan, Berjiwa MendidikAbstract
Artikel ini membahas tentang bagaimana dan apa saja yang harus dimiliki oleh tenaga pendidikan agar memiliki jiwa mendidik yang dilihat dari perspektif tradisi pendidikan dalam Islam. Mendidik (pedagogy) yang dikatakan oleh sebagian orang sebagai pranata yang dapat menjalankan tiga fungi sekaligus. Pertama, mempersiapkan generasi muda untuk untuk memegang peranan-peranan tertentu pada masa mendatang. Kedua, mentransfer pengetahuan, sesuai dengan peranan yang diharapkan. Ketiga, mentransfer nilai-nilai dalam rangka memelihara keutuhan dan kesatuan masyarakat sebagai prasyarat bagi kelangsungan hidup masyarakat dan peradaban. Butir kedua dan ketiga di atas memberikan pengerian bahwa mendidik bukan hanya transfer of knowledge tetapi juga transfer of value. Dengan demikian pendidikan dapat menjadi penolong bagi umat manusia. Sementara mengajar hanya pada tataran transfer of knowledge. Keteladanan adalah sikap terpuji yang semestinya melekat pada semua guru. Jadi, dengan demikian, setiap guru seharusnya menjadi model untuk mendorong pembentukan sikap terpuji peserta didik.Disinilah tugas guru bukan sekadar mengajar yang sangat teknis, melainkan mendidik untuk membentuk insan generasi muda yang berperilaku mulia, baik, jujur serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh siswa didiknya.
References
Suryosubrata B., Beberapa Aspek Dasar Kependidikan, (Jakarta: Bina Aksara, 1983).
Ar Rifa’I, Ahmad, Takhyirah Mukhtashor, Tanpa Tahun.
Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai, (Jakarta: LP3ES, 1994).
Zarnuji, Ta’lim Al-Muta’allim, (Kudus: Menara 1963).
al-Abrasyi, M. Athiyah, Dasar-dasr Pokok Pendidikan Islam, terj..Bustami A. Ghani, (Jakarta: Bulan Bintang, 1987).
Mujib, Abdul, Kepribadian dalam Psikologi Islam, (Jakarta: Rajawali Press, 2006).
al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad, Ihya ‘Ulum Al-Din, terj. Ismail ya’qub, (Semarang: Faizan, 1979).
Roestiyah, NK, Masalah-masalah Ilmu Keguruan, (Jakarta: Bina Aksara, 1982).
Additional Files
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















