Pluralisme Agama Perspektif Teori Strukturalisme Fungsional dan Interaksionisme Simbolik

Authors

  • Umi Hanik

DOI:

https://doi.org/10.33367/tribakti.v28i1.476

Keywords:

Pluralisme Agama, Strukturalisme Fungsional, Interaksionisme Simbolik

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep pluralisme agama ditinjau dari teori struktural fungsional dan teori interaksionisme simbolik. Teori fungsional struktural digunakan karena dianggap dapat menubuhkan perhatian dan sumbangan terhadap sistem sosial yang berupa fungsi integratif karena fungsional struktural melihat masyarakat sebagai aqualibrium sosial dari semua institusi yang ada di dalamnya.

References

Wahid, Abdurrahman. Muslim di tengah pergumulan, (Jakarta : Lappenas, 1981). Shihab, Alwi. Islam Inklusif: Menuju sikap terbuka dalam beragama (Bandung : Mizan, 1999), cet. VII.
Abdulloh, M. Amin, “Etika dan dialog antar agama : Perspektif islam”, dalam jurnal Ulumul Qur’an. No.4 Vol. IV.Th. 1993.
Andito (ed), atas nama agama, Wacana agama dalam dialog “bebas” konflik, (Bandung : Pustaka Hidayah, 1998), hlm. 259.
Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta : Rajagrafindo Persada, 1993).
Burhanudin Daja dan Herman Leonard Beck (red), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia dan Belanda, (Jakarta : INIS, 1992).
Nasution, Chadijah. Sejarah dan Perkembangan Dakwah Islam (Yogyakarta : Ideal Offset, 1978).
Barton, Greg. Gagasan Islam Liberal di Indonesia : Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholis Madjid, Djohan Effeni, Ahmad Wahid, pent. Nanang Tahqiq (Jakarta pramidina, 1999), cet. I.
Guillaume, A., The Life of Muhammad : A Translation of Ibn Ishhaq ‘s Sirat Rasul Allah, (Karachi : Oxford University Press, 1970).
Hassan, Hasan Ibrahim Sejarah Dan Kebudayaan Islam, terj. Djah dan Humam (Yogyakarta : Kota Kenbang, 1989).
Huntington, Samuel P., “Benturan Antar Peradaban, Masa DepanPolitik Dunia ?” dalam Jurnal Ulumul Qur’an, No. 5, Vol.IV Tahun 1993.
Al-Faruqi, Ismail Raji (ed), Trialog Tiga Agama Besar : Yahudi, Kristen, Islam, alihbahasa Joko Susilo Kahhar dan Supriyanto Abdulloh, Cet I (Surabaya : Pastaka Prograssif, 1994).
Hidayat, Komarudin dan Ahmad Gaus AF (ed), Passing Over : Melintasi Batas Agama (Jakarta : Gramedia Utama, 1998).
Michael H. Hart, Seratus Tokah Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah, terj. Mahbub Djunaidi (Jakarta Pustaka Jaya, 1990), cet. XII.
Watt, Montgomery W., Muhammad at Medina (London : Oxford University Press, 1956).
Haekal, Muhammad Husain Sejarah Hidup Muhammad, terj. Ali Audah (Jakarta : Tintamas, 1984).
Ali, A. Mukti, “Dialog Between Muslims and Cristians in Indonesia and its Problems” dalam Al-Jami’ah’ No. 4 Th. XI Djuli 1970.
Ali, Mursyid (ed), Studi Agama-agama Di Perguruan Tinggi, Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia, (Jakarta : Balitbang Depag RI, 1998/1999).
Tamara, M. Nasir Dan Elz Pelda Taher (ed), Agama dan Dialog Antar Peradaban (Jakarta : Yayasan Paramadina, 1996).
Shiddiqi, Nourouzzaman, Jeram-jeram Peradaban Muslim (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 1996).
Madjid, Nurcholis, “Beberapa Renungan Tentang Kehidupan Keagamaan Untuk Generasi Mendatang”, dalam Jurnal Ulumul Qur’an, No I Vol.IV, Th. 1993.
Parliament of the World’s Relegions, Declaration Toward a Global Ethic (Chicago : t.t).
Sjalabi, A., Sedjarah Dan Kebudayaan Islam (Djakarta : Djajamurni, 1970).
Stokhof, W.A.L. (red), Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Beberapa Permasalahan), (Jakarta : INIS, 1990), jilid VII.
Sumarthana, Th. Dkk. (ed), Dialog : Kritik Dan Identitas Agama.
Umar Hasyim, Toleransi dan Kemerdekaan Beragama Dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya : PT. Bina Ilmu, t.t.).

Additional Files

Published

2017-12-21

How to Cite

Hanik, U. (2017). Pluralisme Agama Perspektif Teori Strukturalisme Fungsional dan Interaksionisme Simbolik. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 28(1), 206-216. https://doi.org/10.33367/tribakti.v28i1.476

Similar Articles

21-30 of 140

You may also start an advanced similarity search for this article.