REKONSTRUKSI ANTROPOLOGI ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.33367/tribakti.v20i2.95Abstract
Sejarah ilmu pengetahuan justru mengukir dengan tinta emas bahwa ilmuan Islamlah yang telah membangun dan menyusun konstruksi ilmu antropologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Tercatat nama-nama Ibn Khaldun, al Biruni, Ibn Bathuthah, al Mas'udi, al Idrisi, Ibnu Zubair serta Raghib al Ashfahani yang menulis kitab Tafshil 'n Nasyatain wa Tahshil 's Sa'adatain.Usaha terberat ilmuan muslim untuk membangun antropologi Islam adalah bagaimana mengelaborasi warisan antropologis yang telah ditinggalkan oleh ilmuan muslim terdahulu, kemudian merekonstruksi warisan keilmuan itu dalam format keilmuan modern. Usaha yang lebih meluas adalah membentuk sebuah konsep keilmuan Islam, yang mencakup tidak saja antropologi namun juga ilmu-ilmu sosial lainnya.
Objek kajiannya pada topik-topik berikut ini: (1) Penciptaan manusia; (2) Susunan manusia; (3) Macam-macam manusia; (4) Tujuan diciptakannya manusia; (5) Hubungan manusia dengan semesta; (6) Hubungan manusia dengan Tuhan-nya; (7) Manusia masa depan; dan (8) Manusia setelah mati.
Published
2013-03-03
Issue
Section
Article
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Halim Mukhtar, A. (2013). REKONSTRUKSI ANTROPOLOGI ISLAM. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 20(2). https://doi.org/10.33367/tribakti.v20i2.95
Abstract
Views:
214,
PDF downloads: 354

















