Buku Lintas Iman Sebagai Upaya Penguatan Kerukunan Antar Umat Beragama: Studi Kasus Peace Maker Solo
DOI:
https://doi.org/10.33367/ijhass.v4i2.5696Keywords:
Interfaith Book, Harmony, Religious DifferencesAbstract
Perbedaan agama merupakan suatu keniscayaan, namun tidak mengenal perbedaan dalam hal agama, dapat memicu kecurigaan, intoleran, dan ketidakrukunan dalam kehidupan beragama di negara ini, dimana negara memberikan hak untuk memeluk agama yang diyakini tanpa paksaan. Untuk mengenal antar agama satu dan lainnya, memerlukan media berupa buku yang dapat memberikan penjelasan dan memperkenalkan karakteristik agama-agama resmi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penguatan kerukunan antar umat beragama melalui penulisan buku lintas iman serta korelasi penulisan buku lintas iman dengan lahirnya kerukunan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan sasaran agamawan muda lintas iman yang tergabung dalam “peace maker” Solo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data collection, data reduction, data display dan conclusions. Hasil kajian ini bahwa Buku lintas iman yang berjudul “Dari Mengenal Lahirlah Kerukunan: 6 Agama Resmi di Indonesia” menjadi bagian dari suatu upaya penguatan kerukunan antar umat beragama, dimana upaya memperkenalkan masing-masing agama dengan menjelaskan sejarah kemunculan agama, ajaran agama, aliran dan sekte yang muncul dalam agama, ormas agama yang muncul di indonesia, hingga hal-hal yang disakralkan di dalam masing-masing agama.
References
Depag RI. Bingkai Teologi Kerukanan Hidup Umat Beragama Di Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Agama Proyek Peningkatan Keukunan Umat Beragama Di Indonesia, 1997.
Hak, Pendais, Idaman, Muh Abas, La Ode Marhini, and La Ode Dinda. “Strategies for Treating Religious Harmony in The City of Kendari.” Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO (JPPS-UHO) 7, no. 4 (2022): 338–49.
Huda, M. Thoriqul. “Pengarusutamaan Moderasi Beragama: Strategi Tantangan Dan Peluang FKUB Jawa Timur.” Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, no. 2 (2021).
Kamaluddin, Ismet Sari, and Mimi Anggraini. “Intoleransi Menurut Tokoh Agama Islam Dan Kristen.” Studia Sosia Religia 4, no. 1 (2021): 1–13.
Kardi, Dika Dania. “Kronologi Penyerangan Gereja St Lidwina Bedog Sleman.” CNN Indonesia, 2018. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180211133527- 20-275381/kronologi-penyerangan-gereja-st-lidwina-bedog-sleman.
Kemenag RI. Moderasi Beragama. Jakarta: Balitbang Kemenag RI, 2019.
Muhtaj, Majda El. Hak Asasi Manusia Dalam Konstitusi Indonesia: Dari UUD 1945 Sampai Dengan Perubahan UUD 1945 Tahun 2002. Jakarta: Kencana, 2015.
Nasar, M. Fuad. Islam Dan Muslim Di Negara Pancasila. Yogyakarta: Gre Publishing, n.d.
Romadhoni, Budi Arista. “Terkuak! Ini Kronologi Polemik Penolakan Pembangunan Gereja Di Sukoharjo.” Suarajawatengah.Id, 2020. https://jateng.suara.com/read/2020/10/30/064539/terkuak-ini-kronologi-polemik-penolakan- pembangunan-gereja-di-sukoharjo.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan RnD. Bandung: Alfabeta, 2017.
Suseno, Frans Magnis. Etika Jawa Sebuah Analisa Falsafah Tentang Kebijaksanaan Hidup. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1996.
Tendi. Bertahan Melawan Terpaan: Agama Jawa Sunda Pada Masa Kepemimpinan Tejabuana. Malang: Ahlimedia Press, 2021.
Tim Detik. “9 Fakta Geger Bocah Rusak Makam Di Solo Yang Diduga Aksi Intoleransi.” News.Detik.Com, 2021.
Utamining, Sumarni. “Warga Tolak Pembangunan Gereja, Merasa Dibohongi Soal Izin, Terjadi Di Wilayah Ganjar Pranowo.” Manadopost.Jawapos.Com, 2021. https://manadopost.jawapos.com/nasional/28/12/2021/warga-tolak-pembangunan-gereja-merasa- dibohongi-soal-izin-terjadi-di-wilayah-ganjar-pranowo/.
Wicaksono, R Bony Eko. “FKUB Jateng Sebut Tren Intoleransi Soloraya Meningkat, Ini Pemicunya.” Solopos, 2021. https://www.solopos.com/fkub-jateng-sebut- tren-intoleransi-soloraya-meningkat-ini-pemicunya-1173453.
Wirutomo, Paulus. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: UI-Press, 2012.
Abstract
Views:
123,
PDF downloads: 118






