Analisis Tradisi Larangan Pernikahan pada Bulan Kapit di Daerah Cirebon Perspektif ‘Urf
DOI:
https://doi.org/10.33367/ijhass.v5i4.6002Keywords:
Marriage Prohibition, Apit Month, Fasid UrfAbstract
This study examines the prohibition of marriage during the month of Apit, corresponding to the Islamic month of Dzulqa'dah, which is a prevalent belief among the Javanese community, including in Jamblang Village, Cirebon Regency. The research aims to analyze the impact of this tradition on societal behavior and its implementation within the community. Employing a qualitative field research approach, the study utilized structured interviews with two respondents and document analysis to collect data. The research is descriptive in nature, focusing on presenting an in-depth understanding of the tradition. Findings reveal that the prohibition of marriage during the month of Apit, when analyzed from the perspective of Islamic jurisprudence ('urf), is categorized as 'urf fasid (a corrupt custom), as it instills a sense of fear among the community when performing marriages in this period. Theoretically, this research contributes to understanding the intersection of local traditions and Islamic legal principles, emphasizing the need to evaluate customary practices against Islamic jurisprudential frameworks.
References
Al-Khatib, Muhammad ’Ajaj. Usul Al- Hadith, Ulumuha Wa Mustalahuhu. 3rd ed. (Damaskus: Dar al-Fikr, 1975.
Anshori. “Prinsip Islam Dalam Merespon Tradisi (Adat/’Urf).” UNU Purwokerto, 2020.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon. “Kecamatan Jamblang Dalam Angka,” 2021. https://cirebonkab.bps.go.id/publication/2021/09/24/546fbc72d7c3496f7901fd99/kecamatan-jamblang-dalam-angka-2021.html.
Fahimah, Iim. “Akomodasi Budaya Lokal (`Urf ) Dalam Pemahaman Fikih Ulama Mujtahidin.” Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan 5, no. 1 (2018): 9–18. https://doi.org/10.29300/mzn.v5i1.1433.
Fauzan, Wildan. “Larangan Perkawinan Di Bulan Takepek Dalam Tinjauan ‘Urf.” Sakinah; Journal Of Family Studies 3, no. 4 (2019): 1–12.
Furqan, Muhammad, and Syahrial Syahrial. “Kedudukan ‘Urf Sebagai Sumber Hukum Dalam Mazhab Syāfi’Ī.” Jurnal Al-Nadhair 1, no. 2 (2022): 68–118. https://doi.org/10.61433/alnadhair.v1i2.9.
Galuh Nashrullah Kartika Mayangsari Rofam. “Penerapan Konsep ’Urf Dalam Kitab Sabilal Muhtadin.” Al-Iqtishadiyah : Ekonomi Syariah Dan Hukum Ekonomi Syariah 4, no. 1 (2018): 1–19.
Harisudin, M Noor. “M. Noor Harisudin ‘Urf Sebagai Sumber Hukum Islam (Fiqh) Nusantara.” Al-Fikr 20 (2016): 66–86.
Harun, Muhamad, and Fauziah. “KONSEP „URF DALAM PANDANGAN ULAMA USHUL FIQH (TELA‟AH HISTORIS) Muhamad.” NURANI 14, no. 02 (2014): 15–25. https://openrecruitment.radenfatah.ac.id/index.php/Nurani/article/view/107 .
Karim, Khalil Abdul. Syari’ah Sejarah Perkelahian Pemaknaan. Edited by Kamran As‟ad. Yogyakarta: LKIs, 2003.
Karim, Khamil Abd. Al-Judhur Al-Tarikhiyah Li As-Shari’ah Al-Islamiyah. Edited by Kamran and Asad. (Yogyakarta: LKiS, 2003.
Lukito, Ratno. Islamic Law and Adat Encounter: The Experience of Indonesia. (Jakarta: Logos, 2001.
Mardiantari, Ani, Annikmah Farida, Moh. Dimyati, Ita Dwilestari, and Nurkholis. “Tradisi Masyarakat Adat Jawa Terhadap Pantangan Pernikahan Di Bulan Muharam Perspektif Hukum Islam.” Jurnal At-Tahdzib 10, no. 2 (2022): 69–78. https://doi.org/10.61181/at-tahdzib.v10i2.282.
Mubarok, Muhammad Ziad. “Tradisi Larangan Perkawinan Adat Jawa Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Tradisi Kebo Balik Kandang Pada Masyarakat Desa Sugihwaras Kecamatan Pambon Kabupaten Nganjuk Jawa Timur).” UIN Syarif Hidayatullah, 2017.
Nasution, Muhammad Mahmud. “Eksistensi ‘Urf Dan Adat Kebiasaan Sebagai Dalil Metode Hukum Islam.” Al-Mau’izhah: Jurnal Ilmu Keislaman Dan Ilmu-Ilmu Sosia 8, no. 2 (2022): 221–36.
Nurdin, Ismail, and Sri Hartati. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia, 2019.
Permadi, Danur Putut. “Mitos Pernikahan Belik Tarjhe Di Desa Pacentan Madura Dalam Perspektif ‘Urf.” Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial 9, no. 2 (2022): 105–19. https://doi.org/10.21580/wa.v9i2.11376.
Risalatul Mahmudah, and Hawa’ Hidayatul Hikmiyah Hawa’. “Larangan Menikah Di Bulan Shafar Perspektif Konstruksi Sosial.” HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman 7, no. 2 (2021): 242–64. https://doi.org/10.55210/humanistika.v7i2.594.
Rofiq, Ainur. “Tradisi Slametan Jawa Dalam Perspektif Pendidikan Islam.” Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 15, no. 2 (2019): 93-107. https://doi.org/10.21831/jk.v45i1.7181.
Rohman, Taufiqur. “Fenomena Larangan Menikah Pada Bulan Dzhulqa’dah Di Tengah Masyarakat Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan” 07, no. 1 (2024).
Sabriadi, HR, and Nurul Wakia. “Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di Perguruan Tinggi.” Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 11, no. 2 (2021): 175–84.
Saebani, Beni Ahmad. Hukum Perdata Islam Di Indonesia. Bandung: Pustaka Setia, 2011.
Shihah, Nila Yuwafa. Wawancara dengan bapak Nasuka, selaku penyuluh di KUA kecamatan Jamblang (2023).
———. Wawancara dengan bapak Rusnika selaku tokoh agama sekaligus masyarakat desa Bakung Lor (2023).
———. Wawancara dengan bapak Sutara,selaku penghulu di KUA kecamatan Jamblang (2023).
———. Wawancara dengan bapak Sutara dan bapak Nasuka selaku penghulu dan penyuluh di KUA kecamatan Jamblang (2023).
Sucipto. “Hukum, ’Urf Sebagai Metode Dan Sumber Penemuan.” IAIN Raden Intan Lampung 7, no. 1 (2015): 25–40.
Sulfan Wandi, Sulfan Wandi. “Eksistensi €˜Urf Dan Adat Kebiasaan Sebagai Dalil Fiqh.” SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 2, no. 1 (2018): 181. https://doi.org/10.22373/sjhk.v2i1.3111.
Syafe‟i, Achmat. Ilmu Ushul Fiqh. IV. bandung: CV Pustaka Setia, 2010.
Taufiqurrahman, Taufiqurrahman. “Nembot Penganu Sebagai Kearifan Lokal Suku Paser Perspektif ‘Urf.” De Jure: Jurnal Hukum Dan Syar’iah 10, no. 1 (2018): 40–48. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v10i1.6606.
Abstract
Views:
127,
PDF downloads: 131






