Analisis Hate Speech dalam Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja; Pendekatan Semiotika Roland Barthes

Authors

  • Zakia Salsabila Universitas Islam Negeri Sumatra Utara
  • Zuhria Zuhria Universitas Islam Negeri Sumatra Utara

DOI:

https://doi.org/10.33367/ijhass.v6i2.7419

Keywords:

Hate Speech, Film Budi Pekerti, Wregas Bhanuteja, Pendekatan Semiotika Roland Barthes

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi hate speech dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film ini menggambarkan dinamika ujaran kebencian di ruang digital melalui tokoh Bu Prani, seorang guru yang menjadi korban perundungan daring akibat penyebaran video potongan tanpa konteks yang memicu opini publik negatif. Dalam konteks masyarakat digital Indonesia, ujaran kebencian tidak hanya hadir dalam bentuk kata-kata kasar, tetapi juga termanifestasi melalui framing media, labeling sosial, dan narasi viral yang berdampak pada martabat dan kehidupan pribadi korban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap adegan-adegan film yang mengandung tanda-tanda verbal dan visual yang berkonotasi ujaran kebencian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hate speech dalam film Budi Pekerti direpresentasikan melalui empat skenario utama, yakni konflik verbal di ruang publik, komentar netizen pascavideo viral, konten youtuber yang memicu cancel culture, dan penolakan terhadap metode pendidikan reflektif. Penelusuran makna denotatif, konotatif, hingga mitos pada tiap adegan mengungkap bagaimana masyarakat digital mengonstruksi realitas sosial berdasarkan persepsi visual yang dimediasi teknologi. Film ini mengkritisi bagaimana viralitas telah menggeser posisi kebenaran faktual dan menegaskan bahwa ruang digital telah menjadi arena penghakiman massal yang minim empati dan etika. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam wacana komunikasi digital, literasi media, dan urgensi penguatan etika publik dalam menghadapi budaya ujaran kebencian di era digital.

References

Agustina, Lidya. “Viralitas Konten Di Media Sosial.” Majalah Ilmiah Semi Populer Komunikasi Massa 1, no. 2 (2020).

Andriani, Faricha. “Perkembangan Etika Komunikasi Islam Dalam Bermedia Sosial.” AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 6, no. 1 (2019). https://doi.org/10.21043/at-tabsyir.v6i1.5586.

Castaño-Pulgarín, Sergio Andrés, Natalia Suárez-Betancur, Luz Magnolia Tilano Vega, dan Harvey Mauricio Herrera López. “Internet, social media and online hate speech. Systematic review.” Aggression and Violent Behavior, 2021. https://doi.org/10.1016/j.avb.2021.101608.

Diman, Hayati Nufus Nur Khozin La. “Nilai Pendidikan Multicultural (Kajian Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Hujurat Ayat 9-13).” al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3, no. 2 (2018). https://doi.org/10.33477/alt.v3i2.680.

Fani Nur Jannah, Amalia Rizky Fatonah, dan Maida Turnip. “Analisis Wacana Van Dijk Terhadap Opini Publik Di Media Sosial Twitter.” Kaganga Komunika: Journal of Communication Science 5, no. 2 (2023). https://doi.org/10.36761/kagangakomunika.v5i2.3432.

Fazry, Laila, dan Nurliana Cipta Apsari. “Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Cyberbullying Di Kalangan Remaja.” Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) 2, no. 2 (2021). https://doi.org/10.24198/jppm.v2i2.34679.

Ilmu, Jurnal, Komunikasi Dan, Sosial Politik, Syahla Hidayah, Yulia Permata, Heny Anggreni Butar-butar, dan M Nur Badawani. “Analisis Hate Comment Bagi Pengguna Platfrom Instagram Terhadap Kepercayaan Diri Mahasiswa FIS UINSU Stambuk 2021” 02, no. 03 (2025): 552–57.

Indriani, Fatma, Diva Nada Rizki Nuzlan, Hilma Shofia, dan Jihan Putri Ralya. “Review Article: Pengaruh Kecanduan Bermain Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Pada Remaja.” Psikologi Konseling 20, no. 1 (2022). https://doi.org/10.24114/konseling.v20i1.36481.

Listiyapinto, Ravi Zamzam, dan Mulyana. “Analisis Wacana Kritis dalam Film Budi Pekerti.” Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran 8, no. 1 (2024): 11–17. https://doi.org/10.29407/jbsp.v8i1.21749.

Medeline, Farol, Elis Rusmiati, dan Rully Herdita Ramadhani. “Forensik Digital dalam Pembuktian Tindak Pidana Ujaran Kebencian di Media Sosial.” PAMPAS: Journal of Criminal Law 3, no. 3 (2023). https://doi.org/10.22437/pampas.v3i3.19691.

Nur Cahya, Melani, Widia Ningsih, dan Ayu Lestari. “Dampak Media Sosial terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja: Tinjauan Pengaruh Penggunaan Media Sosial pada Kecemasan dan Depresi Remaja.” Jurnal Sosial Teknologi 3, no. 8 (2023). https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v3i8.917.

Pamuji, Eko. “Ujaran kebencian pada ruang – ruang digital.” Jurnal Kajian Media 4, no. 2 (2020). https://doi.org/10.25139/jkm.v4i2.2811.

Rahmadhany, Anissa, Anggi Aldila Safitri, dan Irwansyah Irwansyah. “Fenomena Penyebaran Hoax dan Hate Speech pada Media Sosial.” Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis 3, no. 1 (2021). https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i1.182.

Rahmi, Hanna, dan Andreas Corsini. “Tinjauan Fenomena ‘Hate Speech’ dengan Muatan Politik di Indonesia dalam Perspektif ‘Psychological Hatred.’” Jurnal Keamanan Nasional 6, no. 2 (2021). https://doi.org/10.31599/jkn.v6i2.461.

Rohmah, Muttafaqur. “Pesan Singkat Film Budi Pekerti: Beretika dalam Bermedia.” Journal AL MIKRAJ 4 (2024).

Umroh, F. “Ujaran Kebencian (Hate Speech) pada Jejaring Media Sosial.” Jurnal Penelitian, Pendidikan Dan Pembelajaran 15, no. 13 (2019).

Downloads

Abstract Views: 279, PDF downloads: 190

Published

2025-06-10

How to Cite

Salsabila, Z., & Zuhria, Z. (2025). Analisis Hate Speech dalam Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja; Pendekatan Semiotika Roland Barthes. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 6(2), 349-361. https://doi.org/10.33367/ijhass.v6i2.7419