Membentuk Keluarga Sakinah Melalui Kafaah Adat Jawa
DOI:
https://doi.org/10.33367/legitima.v2i1.1125Keywords:
Keluarga sakinah, kafaah, adat JawaAbstract
Keluarga sakinah merupakan tujuan utama pernikahan, karena itu sejak awal diupayakan melalui berbagai cara, dimulai sebelum pelaksanaan akad nikah sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. Pada umumnya masyarakat beranggapan bahwa keluarga sakinah dapat terwujud apabila antra kedua belah pihak mempunyai kesesuaian keadaan fisik, kepemilikan harta, kekerabatan yang baik dan keberagamaan yang sesuai. Hal seperti itu disebut kafaah, bahwa kafaah dalam pernikahan merupakan faktor yang dapat mendorong terciptanya kebahagiaan suami istri agar terhindar dari kegoncangan rumah tangga.
Adat Jawa mengenalkan sistim kafaah berkelanjutan, apabila pada masa pranikah belum tercipta kesesuaian strata kekufuan antara kedua belah pihak diupayakan acara atau pesta yang didalamnya mengajarkan agar tidak putus asa karena kesetaraan itu dapat diupayakan kapan saja melalui usaha yang sungguh-sungguh. Acara menuju kesetaraan tersebut dilakukan melalui ajaran adi luhung pada saat temu manten, yaitu waktu pertama kali suami istri bersama-sama menggunakan pakai kebesaran melakukan upacara gantalan, bobot timbang, kacar-kucur dan sungkeman di tengah masyarakat.
References
Abdul Rahman Ghozali, Prof. Dr., M.A., 2010, Fiqih Munakahat, Jakarta: Kencana
Abdullah Taufik dan Dr. Mohamad Hisyam, Prof. Dr. tt., Sejarah Umat Islam Indonesia, Jakarta, PT. Intermasa.
Abdurrahman al-Jaziri, 1986, al-Fiqh ‘ala Madzahib al-Arba’ah, Jilid IV, (Beirut: Dar al-Fikr,)
Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari al-Ju’fi, 1992, Shahih al-Bukhari Juz 4, Beirut, Libanon: Daarul Kutub al-‘Ilmiah.
Ach. Nadhif dan M. Fadlan, Tradisi Keislaman, tt., Surabaya, Al-Miftah.
Al-Imam Taqi al-Din Abi Bakr bin Muhammad al-Husaini al-Damsyiqi al-Syafi’i, tt., Kifayah al-Akhyar fi Halli Ghayat al-Ikhtishar. Semarang: Usaha Keluarga
Amir Syarifuddin, 2009, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta: Kencana
Bustanul Arifin, 2015, Metodologi Dakwah, Surabaya: Dwiputra Pustaka Jaya
------------------, 26 Maret 2016, Komunikasi Verbal Untuk Menciptakan Keluarga Sakinah, Seminar Kebudayaan tidak dipublikasikan.
-------------------, nJawani, 2018, Makalah lepas pada acara Sanggar Kedirian di Emperan GNI
Dahlan Idhamy. Azas-azas Fiqh Munakahat, Hukum Keluarga Islam.
Ibnu Rusyd, 2007, Bidayatul Mujtahid, terj. Abu Usamah Fakhtur Rokhman. Jilid 2 Jakarta: Pustaka Azzam
Kamal, Mukhtar, 1974. Asas-asas Hukum Islam Tentang Perkawinan. Jakarta: Bulan Bintang
Kompilasi Hukum Islam (KHI)
Muktamar, November 1989, Nahdhatul Ulama (NU) ke-28 di Yogyakarta.
Praceka winadi, 2011, Cecepengan Kendhaliwara; Klaten: Barokah Jaya
Said Agil Husin Munawwar dan Abdul Mustaqim, 2001, Asbabul Wurud: Studi Kritis Hadits Nabi Pendekatan Sosio-Historis-Kontekstual, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Said Aqil Husen Al Munawar, Prof. Dr., MA., 2001, Dimensi Dimensi Kehidupan Dalam Perspektif Islam, (Malang: Program Pascasarjana UNISMA:
Sayyid Sabiq, 1981, Fikih Sunnah 7, Bandung: PT Alma’arif
Shalih, 2005, Al-Mulakhkhash Al-Fiqhi, terj. Asmuni, Cet. I; Jakarta: Darul Falah
Shihabuddin Abu Abbas Ahman bin Muhammad Syafi[i al Qasthalani, 1996, Irsyadus-Sari, Beirut, Lebanon: Daar al Kitab al Ilmiyah.
Shoheh Bukhori, hadits nomor: 6018, Shohih Muslim hadits nomor: 47
Sudarsono, 1997,Hukum Keluarga Nasional, Jakarta: Rineka Cipta
Sujamto, 1983, Wayang Dan Budaya Jawa, Semarang: Effhar Dan Dahara Prize.
Sulaiman Rasjid, 2009, Fiqh Islam, Bandung: Sinar Baru Algesindo,
Sutrisno Sastro Utomo, 2006, Upacara Daur Hidup Masyarakat Adat Jawa, Semarang
Suwito, 1983, Kembang Setaman, Klaten: Intan Pariwara.
Syaikh al-‘Allamah Muhammad bin ‘Abdurrahman ad-Dimasyqi, 2012, Fiqih Empat Mazhab, Bandung: Hasyimi
Tanasma, tt., Permadani, Pedoman Pambyawara, Weru Sukoharjo: stensil.
Tihami dan Sohari Sahrani, 2009, Fikih Munakahat: Kajian Fikih Nikah Lengkap, Jakarta: Rajawali Press.
Wahbah Az-Zuhaili, Prof. Dr., 2011, Fiqih Islam Wa Adillatuhu, Jakarta: Gema Insani.
Abstract
Views:
398,
PDF downloads: 275













