PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TUTOR LBB DALAM PENGEMBANGAN MEDIA EDUTAINMENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI ANAK
DOI:
https://doi.org/10.33367/bjppm.v4i01.7151Keywords:
Training, Guidance, LBB, Edutainment Media, LiteracyAbstract
This community service activity aims to empower teachers at the Taman Pintar Lamongan Tutoring Institute in developing interesting and interactive edutainment media for the material of introducing the names of the prophets. This effort is carried out as a strategy to improve children's literacy, especially in religious education. The methods used include training, mentoring, and evaluation in creating edutainment-based media such as animated videos, educational games, and interactive books. The results of this activity show that teachers have increased understanding and skills in designing innovative learning media. The media produced is able to increase children's interest and participation in the learning process. The sustainability of this program is expected to strengthen the role of teachers in creating a fun learning environment and supporting the development of children's literacy holistically. Thus, this program contributes to improving the quality of learning in religious-based tutoring institutions.
References
Aminudin, A. (2014). Pendidikan Agama Islam Untuk Perguruan Tinggi Umum. Ghalia Indonesia.
Anam, S. (2015). Countextual Teaching: Catatan Terhadap Pembelajaran Agama Yang Memahamkan. Miyah: Jurnal Studi Islam, 3(02), 150–167.
Ariani, D. (2020). Gamifikasi untuk Pembelajaran. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 3(2), 144–149. https://doi.org/10.21009/JPI.032.09
Chusna, P. A. (2017). Pengaruh media gadget pada perkembangan karakter anak. Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan, 17(2), 315–330.
Hamid, M. S. (2012a). Metode Edutainment. Diva Press.
Hamruni. (2008). Konsep Edutainment Dalam Pendidikan Islam. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
H.A.R. Tilaar. (t.t.). Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam Perspektif Abad 21 (Malang). Tera Indonesia.
Hijjayati, Z., Makki, M., & Oktaviyanti, I. (2022). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi baca-tulis siswa kelas 3 di sdn sapit. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1435–1443.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2003). Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
Pebriana, P. H. (2017). Analisis penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–11.
Rosly, R. M., & Khalid, F. (2017). Gamifikasi: Konsep dan Implikasi dalam Pendidikan. Pembelajaran Abad ke-21: Trend Integrasi Teknologi, 144, 154.
Simeru, A., Natusion, T., Takdir, M., Siswati, S., Susanti, W., Karsiwan, W., Suyani, K., Mulya, R., Friadi, J., & Nelmira, W. (2023). Model-Model Pembelajaran.
Su’dadah, S. (2014). Kedudukan dan Tujuan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Jurnal Kependidikan, II(02). https://media.neliti.com/media/publications/104015-ID-kedudukan-dan-tujuan-pendidikan-agama-is.pdf
Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme : Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grasindo.
Abstract
Views:
41,
PDF downloads: 33



















